27 Kasus Baru Virus Zika Ditemukan di Singapura

Fogging yang dilakukan NEA Singapura (Foto: Asian Correspondent)
Fogging yang dilakukan NEA Singapura (foto: Asian Correspondent)

27 Kasus Baru Virus Zika Ditemukan di Singapura

rakyatmedan.com
Pemerintah Singapura menyatakan bahwa virus Zika yang merebak ke seluruh Singapura sejak pekan lalu tidak berasal dari Amerika Selatan.

Beberapa pihak mengatakan bahwa virus Zika yang merebak di Singapura berasal dari para atlet yang mengikuti Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil di mana awal mula virus Zika ditemukan.

“Virus yang berada di dua warga Singapura tak berasal dari Amerika Selatan,” kata Kemenkes Singapura, seperti dikutip Asian Correspondent, Senin (5/9).

Hingga 4 September kemarin, Kemenkes Singapura mengonfirmasi ada 27 kasus baru terkait virus Zika di Singapura.

“Ada wilayah-wilayah yang memang rentan terjangkit virus Zika di mana daerah tersebut memang terdapat banyak nyamuk,” tegas Kemenkes Singapura.

Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura juga telah melakukan operasi pengendalian vektor untuk mengendalikan populasi nyamuk Aedes Aegypti di wilayah-wilayah yang rentan.

Sementara pada 3 September lalu, sebanyak 62 peternakan telah terdeteksi dan segera dihancurkan oleh NEA.

Kegiatan pengendalian vektor termasuk penyemprotan ruangan insektisida, fogging luar ruagan dan pembilasan saluran air.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa virus Zika adalah darurat kesehatan di dunia dan virus ini terus menginfeksi negara-negara baru.

Menurut catatan WHO, Brasil belum melaporkan adanya kasus positif Zika terhadap para atlet yang berada di Rio de Janeiro dua pekan lalu. Namun, saat ini penelitian sedang dilakukan WHO di Rio de Janeiro.

Sampai saat ini, virus Zika telah menginfeksi 72 negara beserta wilayah-wilayah di dalam negara tersebut. (rm/asian correspondent)

portal berita medan
informatif & terpercaya