Indonesia Pecundangi Malaysia

Irfan Bachdim (Kiri) dan Boaz Solossa merayakan kemenangan atas Malaysia (foto ant: Maulana Surya)
Irfan Bachdim (Kiri) dan Boaz Solossa merayakan kemenangan atas Malaysia (foto ant: Maulana Surya)

Indonesia Pecundangi Malaysia
rakyatmedan.com
Indonesia memetik kemenangan kala menjamu Malaysia pada laga uji coba yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9) malam. Tim Merah Putih menang dengan skor cukup meyakinkan 3-0.

Kemenangan tersebut terasa cukup istimewa bagi Indonesia. Bagaimana tidak. Ini merupakan kemenangan perdana mereka dalam kancah internasional sejak vakum pada 2015 karena menjalani sanksi FIFA.

Terlepas dari hal itu, Indonesia memang tampil impresif. Mereka mampu menunjukkan permainan agresif sejak awal babak pertama. Beberapa kali, mereka mencoba membangun serangan dari sisi sayap lewat Andik Vermansyah. Namun, pergerakannya masih bisa dibendung para pemain Malaysia.

Meski demikian, Indonesia terus berupaya menekan Malaysia. Hingga akhirnya, tim Merah Putih mampu membobol gawang Malaysia lewat Boaz Solossa pada menit keenam.

Boaz sukses menerobos pertahanan Malaysia di dalam kotak penalti dan langsung melepaskan tembakan kencang ke arah sudut kanan gawang yang tak mampu dijangkau kiper Malaysia Khairil Fahmi.

Keunggulan tak lantas membuat Indonesia puas. Mereka tetap tampil agresif dan mampu menambah keunggulan pada menit ke-11. Gol tersebut sukses diciptakan Irfan Bachdim. Memanfaatkan umpan terobosan Boaz, Irfan sukses melepaskan sepakan kencang ke kiri gawang Malaysia.

Meski tertinggal, semangat para pemain Malaysia tidak mengendur. Mereka juga mampu memberikan ancaman ke gawang Indonesia. Salah satu ancaman diberikan mereka pada menit ke-15 lewat tendangan bebas Amri Yahyah. Akan tetapi, tembakannya masih melebar di sisi kiri gawang.

Situasi buruk kembali didapat Malaysia pada menit ke-21. Ketika itu, mereka kembali kebobolan setelah striker Indonesia Boaz sukses mencetak gol lewat tendangan kencang usai menerima umpan Zulham Zamrun.

Malaysia beberapa kali mencoba untuk memperkecil ketinggalan lewat Nasrulhaq dan Safawi Rasid. Akan tetapi, upaya mereka belum mampu memberikan gol sehingga keunggulan 3-0 Indonesia tidak berubah hingga babak pertama usai.

Setelah unggul tiga gol di babak pertama, pelatih Indonesia Alfred Riedl mencoba melakukan pergantian pemain. Ia tampaknya ingin memberikan kesempatan untuk beberapa pemain muda menunjukkan kemampuan mereka.

Pada babak kedua, ia memutuskan menarik Boaz dan Zulham Zamrun. Keduanya digantikan oleh Lerby Eliandry Pong Baru dan Irsyad Maulana.

Hasil pergantian pemain tersebut tak lantas membuat permainan Indonesia menurun. Mereka tetap terlihat agresif ketika mengawali babak kedua.

Pada menit ke-48, peluang emas didapat Irfan. Namun, tembakan kencangnya hanya mampu menghantam tiang gawang Malaysia.

Hanya selang tiga menit, Indonesia kembali mengancam. Kali ini, ancaman tersebut dilancarkan oleh Andik. Melakukan penetrasi di depan kotak penalti, Andik langsung melepaskan tembakan mendatar. Namun, bola masih bisa dibendung kiper Malaysia Fahmi.

Indonesia nyaris memperbesar keunggulan lewat Irfan pada menit ke-61. Ketika itu, ia sukses meloloskan diri dari kawalan pemain bertahan Malaysia setelah mendapat umpan lambung dari tengah lapangan. Namun, arah bola masih bisa dibaca dan berhasil ditangkap kiper Malyasia Fahmi.

Tekanan masih dilancarkan Indonesia. Satu peluang diciptakan lewat Andik pada menit ke-80. Akan tetapi, sepakannya lagi-lagi gagal membuahkan gol untuk Indonesia.

Malaysia tak ingin kalah. Mereka juga mampu memberikan tekanan untuk Indonesia, terutama dalam lima menit terakhir pertandingan. Sayangnya, upaya mereka tidak ada yang mampu membuahkan hasil. Akhirnya skor 3-0 untuk keunggulan Indonesia tidak berubah hingga laga usai. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya