Timnas Garuda Bakal Menyerang, Malaysia Siap Siaga

Timnas Indonesia latihan dipinggir jalan.
Timnas Indonesia latihan dipinggir jalan.

Timnas Garuda Bakal Menyerang, Malaysia Siap Siaga

rakyatmedan.com
Meski hanya bertajuk laga persahabatan atau uji coba, namun pertemuan Timnas Indonesia dengan Malaysia selalu sarat dengan persaingan sengit. Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Manahan, Solo pada hari Selasa (6/9) malam ini pukul 21.00 WIB.

Uji coba ini sebagai persiapan Timnas Indonesia yang bakal berlaga di AFF Cup 2016 pada 19 November hingga 17 Desember mendatang. Indonesia berada di Grup A bersama tuan rumah Filipina, Thailand, dan Singapura.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Hans Peter Schaller mengaku optimistis Timnas Indonesia meraih kemenangan atas Malaysia. Ia mengaku persiapan Timnas memang pendek, tapi tetap optimis bisa memberikan permainan yang lebih baik.

“Kami bukan hanya sekadar menyerang di laga nanti, tetapi juga menemukan keseimbangan yang tepat ketika bermain. Tantangan ini bukan hanya untuk pelatih, tetapi juga para pemain. Yang jelas Timnas siap tempur melawan Malaysia,” kata Hans Peter saat jumpa wartawan, Senin (5/9).

Untuk formasi pria asal Austria membeberkan bahwa untuk formasi tim pelatih tidak mematok satu formasi saja. Menurutnya formasi hanyalah sistem, tapi kuncinya terletak pada pemain apakah menggunakan formasi 4-4-2 atau 4-3-2-1.

“Formasi- formasi itu hanya Anda bisa lihat ketika awal pertandingan. Setelah itu mereka bergerak, kemungkinan besar kami akan menggunakan formasi 4-4-2. Kami mencoba tidak bergantung pada satu orang pemain. Fokus kami menyiapkan tim yang kuat bukan memunculkan satu nama pemain,” jelasnya.

“Untuk kapten Timnas kami akan memilih Boaz Salossa. Alasannya dia pemain senior di dalam tim. Kami percaya, dia mampu menjadi leader untuk tim. Kami tim pelatih percaya dengan kualitas dan kapasitas Boaz untuk memimpin tim ini,” tukasnya.

Sementara itu, pelatih Timnas Malaysia, Ong Kim Swee percaya diri dengan kekuatan kami. Namun kami enggan meremehkan Timnas Indonesia, mereka punya kualitas meski setahun lebih tidak bermain akibat tidak bermain akibat sanksi FIFA.

“Sampai kapanpun Indonesia adalah tim yang berkarakter tinggi untuk menang, terlebih mereka bermain di kandang sendiri. Saya tak sedikit pun melihat mereka mengalami penurunan secara kualitas pemain meski lama vakum,” kata Ong di tempat bersamaan.

“Absennya kiper Kurnia Meiga bisa jadi keuntungan buat kami. Namun, saya enggan timnya terfokus hanya pada satu pemain mengingat Timnas Indonesia dinilainya masih memiliki pemain berkualitas lain. Andik akan jadi kunci Indonesia karena mengenal sepak bola kami. Ini jadi laga yang sangat penting untuk menimba pengalaman sebanyak mungkin,” tambahnya. (rm/pssi)

portal berita medan
informatif & terpercaya