Indonesia Rebut Medali Pertama di Paralimpiade 2016

Ni Nengah Widiasih merebut medali pertama untuk Indonesia di Paralimpiade 2016. (foto reuters: Ueslei Marcelino)
Ni Nengah Widiasih merebut medali pertama untuk Indonesia di Paralimpiade 2016. (foto reuters: Ueslei Marcelino)

Indonesia Rebut Medali Pertama di Paralimpiade 2016

rakyatmedan.com
Indonesia merebut medali pertamanya di Paralimpiade 2016 Rio melalui atlet angkat beban, Ni Nengah Widiasih, pada nomor di bawah 41 kilogram di Riocentro Pavilion 2, Rio de Janeiro, Kamis (8/9) waktu setempat.

Medali tersebut merupakan pencapaian tertinggi Widiasih setelah kurang lebih delapan tahun ia bergelut di dunia angkat beban. Atlet 23 tahun itu hanya berhasil melakukan satu angkat dari tiga kesempatan.

Angkatan pertama seberat 95 kg gagal di kesempatan pertama, tapi berhasil ia angkat di kesempatan berikutnya. Di kesempatan terakhir Widiasih mencoba menambah beban menjadi 100 kg, tapi gagal mengangkatnya.

Atlet disabilitas asal Turki, Nazmiye Muratli, sukses meraih medali emas dengan angkatan terbaik 104 kg. Sedangkan atlet disabilitas asal China, Zhe Cui, menyabet medali perak dengan angkatan terbaik 102 kg.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, pun mengucapkan selamat untuk Widiasih yang telah merebut medali pertama untuk Indonesia.

“Sungguh ini kado istimewa bagi bangsa Indonesia yang sedang merayakan hari olahraga nasional 2016, semoga medali pertama ini memotivasi atlet lain untuk mengibarkan sang Merah Putih dan mengumandangkan Indonesia Raya dari Rio de Janeiro Brasil untuk dunia,” kata Imam.

Widiasih lahir dan dibesarkan di Karangasem, Bali. Kedua kakinya lumpuh ketika ia berusia empat tahun, sehingga harus menggunakan kursi roda mulai saat itu. Medali pertamanya ia dapat pada 2008 ketika dia memenangkan sebuah medali perunggu dalam ajang ASEAN ParaGames di Nakhon Ratchasima, Thailand.

Medali perak dalam ASEAN ParaGames di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2009 menjadi prestasi bergengsi kedua yang diraih Widiasih. Ia juga pernah menyabet medali perak pada Kejuaraan Dunia 2014 di Dubai dan medali perunggu pada Asian Para Games 2014.

Sumbangan medali Widiasih menempatkan Indonesia berada di peringkat ke-35 dari 38 negara dalam klasemen sementara perolehan medali.

Indonesia sendiri mengirimkan sembilan atlet dari empat cabang olahraga dalam Paralimpiade tahun ini, yang masih berlangsung hingga 18 September mendatang. (rm/cnn)

portal berita medan
informatif & terpercaya