Terbukti Melakukan Khalawat, Mantan Anggota DPRK Pidie Dihukum Dicambuk

TYS, 47, saat menjalani hukuman cambuk.
TYS saat menjalani hukuman cambuk. (foto ant: ampelsa)

Terbukti Melakukan Khalawat, Mantan Anggota DPRK Pidie Dihukum Dicambuk

rakyatmedan.com
Terbukti melakukan khalwat atau perbuatan melanggar hukum, mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, TYS (47), menjalani hukuman cambuk enam kali di muka umum, Jumat (9/9).

Pelaksanaan uqubat atau sanksi cambuk ini dilaksanakan usai Sholat Jumat di halaman Mesjid Al-Abrar, Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

TYS dihukum bersama pasangannya, MA (27). MA berduaan dengan perempuan yang bukan muhrimnya di rumah kontrakan di lorong 2, Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh pada 19 Juli 2016 lalu. Keduanya dijerat Pasal 23 ayat 1 Qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Jaksa menetapkan keduanya didera enam kali cambuk dikurangi masa tahanan dua kali cambukan. Sebelumnya, TYS sempat mengajukan banding namun ditolak sehingga Hakim Mahkamah Syariah Aceh menguatkan putusan hukuman cambuk sebanyak delapan kali.

Prosesi hukuman cambuk disaksikan seribuan masyarakat. Turut dihadiri Walikota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal beserta unsur forum komunikasi pimpinan daerah.

Saat dicambuk, pasangan terbukti khalwat tersebut hanya tertunduk. Selain itu, masyarakat yang menyaksikan hukuman tersebut menyoraki ketika pasangan itu menaiki panggung eksekusi.

Walikota berharap hukuman cambuk di hadapan khalayak ramai menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk tidak mengikuti perbuatan melanggar syariat Islam.

“Hukuman ini merupakan pembelajaran agar tidak ada lagi pelanggaran syariat Islam di Banda Aceh dan Aceh pada umumnya,” kata Hj Illiza Saaduddin Djamal. (rm/ant)

portal berita medan
informatif & terpercaya