Kominfo akan Bentuk Panel untuk Tentukan Pemblokiran Aplikasi Gay

Kominfo akan membentuk panel sebelum menentukan pemblokiran aplikasi-aplikasi gay.
Kominfo akan membentuk panel sebelum menentukan pemblokiran aplikasi-aplikasi gay.

Kominfo akan Bentuk Panel untuk Tentukan Pemblokiran Aplikasi Gay

rakyatmedan.com
Kementerian Komunikasi dan Informatika siap untuk memblokir belasan aplikasi gay yang ada di App Store dan Google Play Store.

Namun, Kepala Subdit Teknologi dan Infrastruktur Kominfo Noor Iza mengatakan bahwa pemblokiran harus melalui persetujuan dari panel.

“Kita siap melakukan pemblokiran. Namun, keputusan untuk memblokir aplikasi perlu mendapat pertimbangan dari panel,” kata Noor saat dihubungi melalui telepon.

Untuk membentuk panel tersebut, dia menjelaskan, maka Ditjen Aplikasi Informatika akan mengundang para stakeholder alias pemegang kepentingan di pemerintahan untuk memberikan pertimbangan apakah aplikasi-aplikasi gay yang beredar di toko aplikasi memang harus diblokir.

Alasan Kominfo membentuk panel adalah karena para anggota panel dianggap lebih mengerti regulasi yang ada dan lebih bijaksana.

Selain itu, dia juga menyebutkan, masukan dan aspirasi yang diberikan akan ditampung dalam forum stakeholder dan akan dipertimbangkan oleh Kominfo.

Saat ini, dia mengonfirmasi bahwa Bareskrim belum menghubungi Menteri Kominfo Rudiantara terkait 18 aplikasi gay yang ada.

Dia menjelaskan, Bareskrim telah menyampaikan bahwa anak-anak yang menjadi korban prostitusi anak di Bogor merupakan bagian dari aplikasi media sosial khusus untuk kalangan gay. Dari aplikasi tersebut, Bareskrim lalu menemukan belasan aplikasi serupa. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya