Alamak! Dituduh Melempar Rumah, Panitia Kurban Nyaris Ditebas Klewang

Ilustrasi kurban.
Ilustrasi kurban.

Alamak! Dituduh Melempar Rumah, Panitia Kurban Nyaris Ditebas Klewang

Medan | rakyatmedan.com
Panitia kurban Zul (44), warga Jalan Pipit XIII, Perumnas Mandala, nyaris ditebas Klewang oleh seorang pemuda warga sekitar berinisial, WD alias Bekol tak jauh dari rumahnya disaat pemotongan hewan kurban berlangsung. Beruntung sejumlah warga pemotong hewan kurban mengetahui hal itu dan mengejar pelaku hingga pelaku kabur meninggalkan lokasi, Senin (12/9)

Suasana heboh terjadi ditengah berlangsungnya pemotongan hewan kurban di Masjid Al Mafiroh, Jalan Pipit XIII, Kenangan Lama, Percut Seituan.

Peristiwa bermula, Bekol (pelaku) yang tak senang namanya dicatut oleh Zul (korban) sebagai pelaku pelemparan rumah milik Ipun, tak lain juga warga sekitar lokasi.

Siang itu para ibu-ibu tengah memasak untuk makan siang para peserta hewan kurban di rumah Ipun Syaril, yang letaknya tak jauh dari masjid. Disitu para ibu-ibu bercerita terkait pelemparan rumah Ipun Syaril, tempat ibu-ibu itu memasak. Dimana pelaku pelemparan dikabarkan dilakukan oleh WD alias Bekol pemuda setempat yang diketahui informasi itu beredar dari Zul (korban) sebagai ketua STM juga panitia kurban.

Mendengar gosipan itu, membuat pelaku emosi dan dengan membawa klewang dari rumahnya, Bekol (pelaku) langsung menuju rumah korban. Saat tiba dilokasi rumah korban, disitu pelaku dari kejauhan menunggu korban keluar dari rumah. Ketka korban keluar dari rumah hendak menuju masjid, tempat dilaksanakannya pemotongan hewan kurban, dengan beringasnya pelaku mengejar korban dan hendak menebasnya dengan klewang yang telah dibawanya.

Korban yang mengetahuinya, dengan cepat berlari masuk kerumah warga sembari berteriak minta tolong. Sehingga warga yang berada di masjid, usai memotong hewan kurban mengetahui jika Zul (korban) dikejar pelaku pakai klewang, lalu warga itu berhamburan menuju lokasi kejadian guna menyelamatkan korban. Dengan membawa senjata tajam bekas menyembelih hewan kurban, membuat pelaku lari pontang-panting meninggalkan lokasi.

Mendapatkan arahan dari warga serta demi keselamatan jiwanya, korban pun melaporkan peristiwa itu ke Polsek Percut Sei Tuan.

Kapolsek Kompol Lesman Zendrato, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu dan telah menerima laporan korban.

“Kini laporan korban tengah dalam proses penyidikan,” ujarnya. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya