Gubsu: Semangat Berkurban dan Berbagi Hendaknya Jadi Kebiasaan

SERAHKAN SAPI KURBAN. Gubsu HT Erry Nuradi didampingi Sekda Provsu Hasban Ritonga dan Tengku Hamdy Osman Delikhan Al Haj gelar Tengku Raja Muda Deli, menyerahkan sapi kurban Presiden Joko Widodo di Mesjid Raya Medan, Senin (12/9).
SERAHKAN SAPI KURBAN. Gubsu HT Erry Nuradi didampingi Sekda Provsu Hasban Ritonga dan Tengku Hamdy Osman Delikhan Al Haj gelar Tengku Raja Muda Deli, menyerahkan sapi kurban Presiden Joko Widodo di Mesjid Raya Medan, Senin (12/9).

Pelaksanaan Sholat Idul Adha Khidmat
Gubsu: Semangat Berkurban dan Berbagi Hendaknya Jadi Kebiasaan

Medan | rakyatmedan.com
Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi bersama Sekda Provsu Hasban Ritonga dan Walikota Medan Dzulmi Eldin serta ribuan masyarakat Kota Medan menunaikan sholat Idul Adha 1437 H di Lapangan Merdeka Medan, Senin (12/9).

Ikut membaur bersama warga masyarakat unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Tampak hadir anggota DPR RI Setya Novanto.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengajak seluruh masyarakat dapat memahami dan memaknai Hari Raya Idul Adha. Yaitu, menjadikan semangat berkurban tidak hanya pada saat Idul Adha, namun menjadikannya sebagai kebiasaan berbagi dan menolong orang lain.

“Hari ini seluruh umat Islam di seluruh dunia, melaksanakan sholat Ied dan berkurban. Makna yang paling mendalam adalah melaksanakan kurban yang dimaknai dengan berbagi kepada orang yang membutuhkan rezeki. Kita sangat menginginkan semangat berkurban dan berbagi diteruskan bukan hanya pada saat Hari Raya,” jelas Gubsu kepada wartawan usai sholat Ied.

Dia mengharapkan semangat berbagi tidak hanya pada saat perayaan Hari raya Idul Adha atau Idul Fitri saja, namun menjadi sikap keseharian.

“Saya melihat masyarakat Medan dan sekitarnya memenuhi lapangan dan mesjid. Semangat berkurban, semangat memberi bantuan kepada orang lain yang membutuhkan ini baik sekali. Semangat memberi ini hendaknya jangan hanya pada hari ini, namun dapat menjadi sikap keseharian kita,” kata Gubsu.

Menurut Erry, adalah menjadi hal yang menggembirakan bahwa semangat berkurban hewan semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dia mengharapkan, kurban hewan ini dapat menanamkan semangat kepedulian sosial pada diri pekurban. Semangat berkurban hendaknya tidak berhenti, melainkan diperluas kepada bentuk kepedulian sosial yang lain.

Sholat Ied berlangsung khusuk yang dan khidmat yang dilaksanakan di lapangan terbuka di tengah cuaca cerah.

Dalam khutbahnya, khatib Prof Dr H Ramli Abdul Wahid MA menjelaskan, dalam Idul Adha ada dua kegiatan pokok yang disyariatkan kepada umat Islam yang sebelumnya disyariatkan dari Nabi Ibrahim dan keluarganya. Keduanya adalah haji dan menyembelih hewan kurban.

“Bagi yang tidak mendapat kesempatan pergi haji, bersabarlah, berdoa, bekerja keras mencari rezeki. Dan bagi yang mempunya kelapangan, menyembelih kurbanlah sebaik mungkin,” ujarnya.

Dia mengingatkan, ibadah dalam Islam diisyaratkan dua hal, yaitu niat ikhlas mengerjakan semata-mata mencari ridha Allah. Hal kedua adalah bahwa amal atau ibadah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk syariat.

Usai melaksanakan sholat Idul Adha di lapangan Merdeka Medan, Gubernur lalu menyaksikan penyembelihan hewan kurban di beberapa lokasi, seperti di Kantor Gubsu dan Mesjid Agung Jalan Diponegoro Medan dan di Mesjid Raya Al Mahsun di Jalan Sisingamangaraja.

Di Mesjid Raya Medan, Gubsu didampingi Sekda dan Tengku Hamdy Osman Delikhan Al Haj gelar Tengku Raja Muda Deli, menyerahkan sapi kurban Presiden RI Joko Widodo. Sapi dengan bobot 800 kg itu diserahkan kepada Panitia Kurban Mesjid Raya untuk disembelih dan dibagikan kepada yang warga masyarakat kurang mampu.

Sebelumnya, Gubsu menyaksikan pemotongan hewan kurban di halaman Kantor Gubsu, dimana Gubsu menyerahkan dan menyaksikan penyembelihan hewan kurban dirinya dan keluarga. Usai menyaksikan pelaksanaan kurban di Mesjid Raya Medan, Gubsu kemudian menyerahkan seekor sapi kurban dirinya beserta keluarga di Mesid Daarul Azhar Jalan Bajak II Kompleks Vila Gading Mas I Medan Amplas yang merupakan kediaman pribadinya.

Secara total, tahun ini Panitia Penyembelihan Hewan Kurban Pemprov Sumut berhasil menghimpun 51 ekor sapi yang diantaranya adalah satu ekor bantuan dari Presiden RI Joko widodo.

Sapi-sapi kurban itu adalah kurban Gubsu dan para staf di lingkungan SKPD Pemprovsu, perorangan, BUMD, PT Perkebunan, Bank Sumut, RS Haji dan lainnya.

Sementara itu, Plt Kabiro Binsos Muhammad menjelaskan dari 51 ekor, sebanyak 26 ekor hewan kurban segera dikirim ke daerah kabupaten dan kota seperti ke Nias, Karo, Sergai, Langkat, Binjai dan daerah lainnya.

“Namun untuk ke Nias kita akan transfer dananya, biar pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nias yang menyiapkan hewan kurbannya mengingat jauhnya perjalanan kesana,” ucapnya.

Sementara untuk kabupaten/kota yang lain, sejak H-1 hewan panitia sudah mengirimkan hewan kurban ke lokasi. Sedangkan di Kantor Gubsu Jalan Diponegoro dipotong sebanyak 24 ekor sapi kurban. (rm-02)

portal berita medan
informatif & terpercaya