OKP, Ormas Medan Johor Siap Berantas Begal

Para Muspika Kecamatan Medan Johor serta OKP, Ormas Medan Johor dan pengurus INTI diabadikan bersama usai bersinergi meminimalisir keberadaan begal di kawasan Medan Johor, di Jalan Berlian Sari, kemarin.
Para Muspika Kecamatan Medan Johor serta OKP, Ormas Medan Johor dan pengurus INTI diabadikan bersama usai bersinergi meminimalisir keberadaan begal di kawasan Medan Johor, di Jalan Berlian Sari, kemarin.

OKP, Ormas Medan Johor Siap Berantas Begal

Medan | rakyatmedan.com
Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Masyarakat (Ormas) se-Kecamatan Medan Johor menyatakan sikap dan bersepakat akan bersinergi dengan unsur Muspika Medan Johor diantaranya, Kepolisian Sektor Deli Tua, Koramil 08/MJ, Kecamatan Medan Johor maupun Kelurahan Titi Kuning.

Langkah ini untuk meminimalisir tindak kejahatan seperti begal, jambret serta bentuk kejahatan lainnya di kawasan Medan Johor.

Pernyataan sikap tersebut terungkap dalam silaturahmi sejumlah OKP dan Ormas, diantaranya PAC Pemuda Pancasila Titi Kuning, AMPI Titi Kuning, FKPPI Titi Kuning, IPK Titi Kuning dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Medan Johor bersama Muspika Medan Johor di Jalan Berlian Sari, Kedai Durian, beberapa waktu lalu.

Muspika Medan Johor yang hadir, Polsek Deli Tua AKP Wira Prayatna, Camat Medan Johor Khoiruddin Rangkuti, Lurah Titi Kuning Muhzi dan Koramil 08/MJ Y Basri. Sementara dari INTI Medan Johor, Ketua INTI Medan Johor Joni Harun dan Wakil Ketua INTI Medan Rudy Rachman.

Sedangkan dari OKP yang hadir, yakni Mukhsin (Pemuda Pancasila Titi Kuning), Eko Pranata Hasibuan (Ketua AMPI Titi Kuning), Asman (FKPPI Titi Kuning) dan Baharuddin (IPK Titi Kuning) serta sejumlah pengurus dan anggota dari masing-masing OKP dan Ormas lainnya.

Camat Medan Johor Khoiruddin Rangkuti dalam kesampatan itu menyambut baik silaturahmi yang digagas oleh Ketua INTI Medan Johor.

Pertemuan tersebut, katanya, sangat tepat digelar mengingat sebulan terakhir aksi kejahatan seperti begal, jambret dan bentuk tindak kejahatan lainnya di kawasan Medan Johor terutama di kawasan kanal semakin merajalela.

Memang sejauh ini, katanya, pihaknya banyak menerima keluhan dari sejumlah warga terkait makin maraknya aksi begal yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Titik-titik rawan yang sering dimanfaatkan oleh begal dalam melakukan aksinya, antara lain di kanal kawasan STM, SMAN 13 serta kawasan Tritura dan AH Nasution.

“Untuk itu, mari kembali kita galakkan ronda malam dan siskamling,” tegas Khoiruddin.

Sementara, Kapolsek Deli Tua AKP Wira Prayatna mengakui kalau aksi begal beberapa pekan terakhir meningkat di kawasan Medan Johor dan sekitarnya.
Untuk meminimalisir kejahatan begal yang sudah meresahkan warga tersebut, pihaknya terus meningkatkan patroli di sejumlah titik-titik rawan kejahatan begal.

“Umumnya tindak kejahatan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang sudah kecanduan narkoba, sehingga untuk membeli kebutuhan obat-obat berbahaya tersebut dia melakukan tindak kejahatan. Untuk itu, mari sama-sama kita minimalisir kejahatan begal tersebut dengan melakukan sinergi baik Kepolisian, OKP/Ormas maupun Pemerintahan di kecamatan dan kelurahan,” ajak Wira Prayatna.

Sebelumnya, Ketua INTI Medan Johor Joni Harun penggagas pertemuan tersebut dalam kesempatan itu mengusulkan agar Camat Medan Johor dan Lurah Titi Kuning bisa bersinergi membangun Pospam Suakarsa Anti Begal di sejumlah titik-titik rawan kejahatan. Usulan tersebut ternyata mendapat dukungan dan sambutan positif Kapolsek Deli Tua Wira Prayatna. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya