BNN Lacak Pencucian Uang Dua Bandar Narkoba

Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari (kiri) menunjukkan barang bukti sabu-sabu pada gelar kasus, di Medan, Kamis (15/9). (foto ant: Irsan Mulyadi)
Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Pol Arman Depari (kiri) menunjukkan barang bukti sabu-sabu pada gelar kasus, di Medan, Kamis (15/9). (foto ant: Irsan Mulyadi)

BNN Lacak Pencucian Uang Dua Bandar Narkoba

Medan | rakyatmedan.com
Badan Narkotika Nasional (BNN) melacak hasil pencucian uang dua bandar narkoba pemilik 18 Kilogram (Kg) sabu-sabu yang ditangkap di Medan, Rabu (14/9) kemarin.

“Tersangka Bobi Handoko dan Reza masih menjalani proses pemeriksaan. Hasil pencucian uang dua bandar narkoba itu masih ditelusuri,” ujar Kepala Bagian Humas BNN, Kombes Pol Slamet Pribadi, Jumat (16/9).

Slamet mengatakan, uang hasil kejahatan akan terungkap setelah keduanya selesai diperiksa penyidik. Hasil pemeriksaan itu yang nantinya dikembangkan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pemberantasan, Irjend Pol Arman Depari mengatakan, Bobi Handoko (24) dan kerabatnya Reza (36) merupakan jaringan sindikat narkoba.

Menurutnya, keduanya pun masih diinterogasi petugas BNN untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Sebab, keduanya sudah menjual 6 Kg sabu – sabu kepada jaringan narkoba lainnya.

“Penangkapan Bobi dan Reza ini merupakan pengembangan dari diringkusnya Din dengan barang bukti 35 Kg sabu di Jakarta. Mereka satu komplotan dalam sindikat narkoba,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan Din kemudian petugas melakukan pengembangan di Medan. Awalnya, petugas menangkap Bobi di sebuah Indogrosir Jl Sisingamangaraja Medan. Kemudian dalam pengembangan ditangkap Reza.

“Kasus ini masih dalam pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pihak lainnya. Diduga, mereka sudah lama bermain dalam jaringan sindikat narkoba tersebut,” sebutnya.

portal berita medan
informatif & terpercaya