Dua Tahun Diusut, KPK Belum Tahan Tersangka e-KTP

Tersangka kasus korupsi e-KTP Sugiharto
Tersangka kasus korupsi e-KTP Sugiharto.

Dua Tahun Diusut, KPK Belum Tahan Tersangka e-KTP

rakyatmedan.com
Komisi Pemberantasan Korupsi belum bisa menahan Sugiharto. Tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) tersebut dalam kondisi sakit.

“Sugiharto ada permintaan terkait kondisi fisik yang bersangkutan,” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andrianti di kantornya, Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (12/9).

Meski demikian, menurut Yuyuk, penyelidikan kasus ini terus dilanjutkan dengan memeriksa saksi. Terkait kemungkinan ada tersangka baru, Yuyuk mengatakan, “Penyidik masih butuh info dari saksi, jadi belum selesai, belum ada penetapan tersangka baru. Tunggu alat bukti yang cukup,” jelas dia.

Dalam sengkarut proyek senilai Rp6 triliun itu, KPK baru menetapkan satu tersangka pada 22 April 2014. Dia adalah Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto.

Sugiharto berperan sebagai pejabat pembuat komitmen dalam proyek yang merugikan negara lebih dari Rp2 triliun. Dalam catatan KPK, proyek tersebut tidak memiliki kesesuaian dalam teknologi yang dijanjikan dalam kontrak tender dengan yang ada di lapangan.

Sugiharto dikenai Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Ketua KPK Agus Rahardjo menjelaskan, berkas Sugiharto belum dilimpahkan ke Kejaksaan karena penyidik masih melengkapi berkas perkara. Khususnya, kata dia, soal aliran dana proyek e-KTP ke pihak lain.

“Si penuntut yang di dalam KPK, teman-teman jaksa, (menanyakan) uang segini lari ke mana saja,” kata Agus, Kamis 15 September. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya