Pesta Ngelem, Lima Remaja Diserahkan ke Polsek Sei Tuan. Diberi Pengarahan…

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Zendrato, didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru dan Kanit Lantas AKP Suprihanto, saat memberi Ppengarahan kepada lima remaja.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman Zendrato, didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru dan Kanit Lantas AKP Suprihanto, saat memberi Ppengarahan kepada lima remaja.

Pesta Ngelem, Lima Remaja Diserahkan ke Polsek Sei Tuan. Diberi Pengarahan……

Medan | rakyatmedan.com
Lima remaja yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama (SMP) masing-masing berinisial RK, JY, AD, RZ dan AT, diserahkan warga ke Polsek Percut Sei Tuan usai diamankan dari Jalan Perkutut VI, Kenangan Baru, Perumnas Mandala saat tengah berpesta ngelem, Minggu (18/9)

Eka Marlina, selaku kepala lingkungan setempat (Kepling) X, saat berada di kantor polisi kepada wartawan menuturkan, ditangkapnya kelima remaja tersebut pada Minggu, dinihari dilapangan bola kaki. Dimana warga yang selama ini resah akan ulah remaja itu yang kerap berpesta ngelem (hirup Lem) yang nantinya akan berdampak negatif pada anak-anak warga sekitar.

“Warga sudah banyak yang resah kalau anak-anak remaja itu kerap ngelem. Alasannya mereka (warga) takut akan dampak perbuatan itu berimbas ke anaknya. Maka dari situ kita langsung ambil tindakan dengan menangkap remaja-remaja itu,” tutur kepling kepada wartawan

Dikatakannya, jika kelima remaja itu diserahkan ke kantor polisi setelah ditangkap saat kelimanya tengah berpesta ngelem. Dari penangkapan itu, warga juga mengamankan barang bukti Lem, didalam plastik.

“Kita serahkan ke kantor polisi agar mereka (kelima remaja) diberi efek jera agar tidak lagi mengulangi perbuatannya yang meresahkan warga. Sebab, sejumlah warga sebelumnya sudah pernah menasehatinya, justru para remaja itu meyepelekan warga. Makanya warga geram dan menangkap mereka,” katanya.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Lesman Zendrato didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru, tampak memberikan pengarahan terhadap kelima remaja itu. Pengarahan yang diberikan Kapolsek, bertujuan agar para remaja yang masih berstatus pelajar itu memikirkan dan memperjuangkan masa depannya yang masih panjang dan berguna bagi keluarga serta nusa dan bangsa.

“Mereka generasi bangsa yang kelak akan memimpin negeri ini. Jadi para remaja yang terlibat, kita berikan arahan positif demi masa depannya. Kepada orangtuanya masing-masing, kita juga sudah berikan penyuluhan agar bisa memantau perkembangan dari pergaulan anaknya dilingkungan. Tidak bisa kita lepaskan tanggung jawab kita sebagai orangtua dengan menyerahkan sepenuhnya anak kita kepada gurunya saja. Untuk masa depannya orangtua harus lebih banyak turut andil ketimbang guru maupun orang lain. Mau jasi apa negeri ini kalau generasi kita  sudah lebih dulu hancur masa depannya,” kata kapolsek disela pengarahannya terhadap kelima remaja itu yang disaksikan juga orangtuanya masing-masing. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya