Belum Mencapai Target, Pemko Medan Baru Terima PBB Rp297,4 Miliar

Assisten Pemerintahan Umum Pemko Medan, Musadad
Assisten Pemerintahan Umum Pemko Medan, Musadad.

Belum Mencapai Target, Pemko Medan Baru Terima PBB Rp297,4 Miliar

Medan | rakyatmedan.com
Terhitung sampai 14 September 2016, Kota Medan baru memperoleh penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp297,4 miliar. Sedangkan target PBB Kota Medan yang ditetapkan sebesar Rp386,5 miliar atau baru mencapai sekitar 76,95 persen.

Bila dibandingkan penerimaan PBB tahun lalu per 31 Desember 2015, Pemko Medan berhasil menghimpun sebesar Rp302,2 miliar dari taget Rp376,2 miliar atau sekitar 80,37 persen.

“Kita ketahui batas akhir pembayaran PBB setiap tahunnya adalah 31 Agustus, demnganm demikian cukup tepat untuk dilakjukan evaluasi pelaksanaannya, untuk itu saya minta pertemuan ini berjalan efektif nantinya guna mengoptimalkan penerimaan PBB kita dalam tahun 2016,” kata Assisten Pemerintahan Umum Pemko Medan, Musadad saat membuka Rapat Intensifikasi Penerimaan PBB pasca berakhirnya masa jatuh tempo pembayaran PBB tahun 2016, di Hotel Grand Serella, Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (20/9)

Menurutnya, Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan perlu segera melakukan updating data, mengingat sejak 2012, peralihan PBB menjadi pajak daerah dan data yang dimiliki masih data lama yang berasal dari Dirjen Pajak.

Sedangkan saat ini, seiring dinamika pembangunan di masing-masing wilayah telah menghasilkan perubahan pesat kondisi objek PBB. Sehingga diperlukan pemutakhiran data untujk mendapatkan data potensi yang lebih akurat.

“Saya berharap seluruh komponen yang terkait dapat bekerja secara sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab, mari kita sukseskan kegiatan updating data dan pendataan ulang ini dengan kompak,” ajak Musadad.

Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Medan, Muhammad Husni melaporkan, rapat intensifikasi ini bertujuan dalam rangka mengkoordinasi dan konsolidasi terhadap pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya PBB.

“Sama-sama kita ketahui, target penerimaan PBB sebesar Rp386,5 miliar sampai dengan saat ini realisasi capaian sebasar Rp297,4 miliar atau sekitar 76,95 persen, sebenarnya bila dilakukan secara missal dan dilakukan konsulidasi secara bersama diyakini target PBB yang telah ditetapkan dapat berhasil,” katanya.

Menurut Husni, potensi yang ada untuk PBB mulai buku I sampai buku V ada sekitar Rp400,782 miliar. “Itu artinya, ada potensi lagi bila dilakukan fungsi-fungsi koordinasi massal,” ucapnya. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya