Pelaku Pembobol ATM Diamuk Massa di Swalayan Darussalam

Kartu ATM
Ilustrasi Kartu ATM

Pelaku Pembobol ATM Diamuk Massa di Swalayan Darussalam

Medan | rakyatmedan.com
Seorang pria yang diduga pelaku pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Ahmad Taufik Nasution (40), diamuk massa di Swalayan Darussalam Jalan Darussalam Medan, Rabu (21/9).

Aksi main hakim sendiri ini terjadi tatkala korban, Riko Silalahi (25) tengah menarik uang di ATM itu. Namun begitu memasukan kartu ATM ke dalam mesin, warga Jalan Gajah Mada, Kecamatan Medan Petisah mendapati ATM miliknya tersangkut.

Disitulah, pelaku bersama 2 rekannya yang berada di lokasi tersebut langsung masuk ke lokasi sambil berpura-pura membantu korban.

“Saya mau ambil uang di ATM itu. Tapi pas mau ngambil, ATM saya tersangkut. Kemudian, saya coba-coba tetap nggak bisa. Lalu dia (pelaku) bersama 2 temannya berpura-pura menolong saya saat itu,” kata korban.

Tetapi niat menolong itu hanya lah modus belaka, para pelaku yang memanfaatkan kondisi korban yang panik, saat itu langsung mencoba menukarkan ATM Mandiri milik korban dengan ATM kosong yang telah disiapkan para pelaku. Namun, aksi itu dipergoki korban.

“Mereka (pelaku) pas saya lihat menukar ATM Mandiri milik saya. Saya tersadar pas saya lihat mereka pergi. Kemudian ATM yang dimasukkan kedalam mesin itu nggak mau keluar,” ungkap mahasiswa ITM ini.

Sontak, korban yang melihat kecurangan itu, langsung berteriak “rampok”, warga yang melihat ini kemudian mendatangi lokasi dan mengepung pelaku. Nahas, seorang pelaku bernama Ahmad, gagal melarikan diri.

Warga yang berhasil mengamankan pelaku langsung mengamankan pelaku dan menganiayanya hingga babak belur.

Beruntung, nyawa pelaku dapat terselamatkan dari maut yang akan menjemputnya ketika salah satu prajurit TNI melintas di kawasan tersebut mengamankan dirinya.

Selanjutnya, pelaku diamankan di Durian House, Jalan Gajah Mada Medan, untuk menghindari amukan massa yang semakin beringas.

“Saya langsung ngecek ke Cabang Mandiri. Pas saya cek, uang saya sudah hilang Rp2 juta. Mungkin, kedua pelaku itu yang ngambil uang saya. Sementara, temannya (Ahmad) diamankan sama anggota TNI di Durian House,” sebut pria berkulit sawo matang ini.

Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Baru kemudian tiba di lokasi yang sebelumnya telah di laporkan warga. Tak mau berlama-lama, pelaku pun diboyong ke Polsek Medan Baru guna dilakukan pemeriksaan.

Sementara itu, menurut pengakuan Ahmad Taufik Nasution, dia bukan kelompotan kedua pelaku yang melarikan diri tersebut.

“Aku bukan kawan mereka (kedua pelaku), pak. Saya hanya melihat-lihat saja,” dalih Ahmad dihadapan petugas Polsek Medan Baru.

‎Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic, saat dikonfirmasi perihal tersebut mengaku bahwa tempat kejadian perkara masuk wilayah hukum Polsek Sunggal.

“Kita sudah amankan pelakunya dari amukkan warga. Pelakunya juga sudah kita serahkan ke petugas Polsek Sunggal, karena wilayah hukum (Wilkum) masuk Polsek Sunggal. Kita mengimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada apabila ada orang yang tidak dikenal berpura-pura membantu saat kita mau mengambil uang di ATM,” imbaunya. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya