Dituduh Curi Botol Kecap, Seorang Anak Disekap

Ilustrasi kecap.
Ilustrasi kecap.

Dituduh Curi Botol Kecap, Seorang Anak Disekap

Medan | rakyatmedan.com
Seorang anak berusia 14 tahun disekap pemilik toko kelontong di tempat usahanya di Jalan Karya, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Medan, Jumat (23/9) dini hari.

Penyekapan oleh pemilik toko bernama Muzakir alias Zakir (35) terhadap korbannya, Zul (14). Pelajar sekolah menengah pertama (SMP) itu disekap Zakir karena dituduh mencuri botol kecap dari tokonya.

Penyekapan itu mengundang reaksi masyarakat, yang kemudian mencoba merusak tempat usaha itu. Massa juga merencanakan untuk menganiaya Zakir karena perlakuannya terhadap anak di bawah umur tersebut.

“Kita sudah sarankan kepada Zakir untuk melepaskan Zul. Anak itu disekap dari sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Anak itu dituduh mencuri botol kecap,” ujar seorang tokoh pemuda setempat, Syamsuddin.

Syamsuddin menambahkan, permintaan warga kepada Zakir untuk melepaskan Zul tidak ditanggapi. Padahal, tokoh pemuda itu juga berjanji untuk membayar kerugian botol kecap yang hilang jika dicuri Zul.

“Saya sudah menawarkan diri untuk membayarkan kerugian itu. Masyarakat setempat menjadi bertambah marah karena dia juga menolak tawaran itu. Tindakan penyekapan itu sudah melampaui hukum,” katanya.

Pihak kepolisian dari Sektor Medan Barat yang mendengar keributan masyarakat langsung turun ke lokasi kejadian. Zakir langsung diamankan untuk dimintai keterangan. Dia diamankan supaya terhindar dari amukan massa.

Perwira Unit Lalulintas Polsekta Medan Barat, Ipda MA Ginting menyampaikan, Zul juga diamankan untuk menjelaskan latar belakang persoalan penyekapan tersebut.

“Tugas kami mengamankan karena mendengar adanya keributan masyarakat,” sebutnya. (rm/sp)

portal berita medan
informatif & terpercaya