Jembatan Penyeberangan di Pasar Minggu Roboh, Tiga Tewas

JPO Pasar Minggu roboh. (foto: tmcpoldametro)
JPO Pasar Minggu roboh. (foto: tmcpoldametro)

Jembatan Penyeberangan di Pasar Minggu Roboh, Tiga Tewas

Jakarta | rakyatmedan.com
Jembatan penyeberangan orang (JPO) tepat di atas underpass Pasar Minggu, Jakarta Selatan rubuh. Jembatan tersebut rubuh bersamaan dengan hujan deras bercampur angin dan petir yang melanda wilayah Jakarta, Sabtu (24/9).

Dalam akun Twitter Traffick Management Center Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, disebutkan jembatan rubuh sekitar pukul 15.30 WIB.

“Jembatan penyebrangan orang (JPO) di atas underpass Pasar Minggu roboh dan lalu lintas padat. Cuaca hujan,” demikian kicauan akun @TMCPoldaMetro.

Dalam foto yang ditampilkan terlihat bagian yang roboh adalah bagian atas jembatan. Sementara pijakan/lantai jembatan masih berdiri.

“Polri sudah upaya di lokasi lakukan alih arus lalulintas.”

Dalam video yang dibagian salah satu pengguna, terlihat lalu lintas sangat padat. Hujan lebat masih turun. Pengguna jalan tampak memperlambat laju kendaraanya.

Jembatan tersebut selama ini memang jarang dipakai oleh penyeberang jalan.

Reruntuhan jembatan terlihat menutupi underpass sehingga tak lagi bisa dilewati. Masyarakat saat ini diimbau tak melewati ruas jalan Pasar Minggu.

Tiga Orang Tewas
Tiga orang dikabarkan tewas dalam kejadian robohnya jembatan penyeberangan orang (JPO) di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9). Selain itu enam orang dirawat di rumah sakit dan tiga mobil rusak tertimpa jembatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, tiga orang meninggal saat menjalani perawatan di RS Siaga Raya, Pasar Minggu.

Saat kejadian, ada kendaraan yang melintas. JPO ambruk karena ada angin kencang disertai hujan deras dan menimpa kendaraan yang melintas di bawahnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiono mengatakan, saat ini tim masih menangani di lokasi kejadian. Dua ambulans dikerahkan dari Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan.

Rekayasa lalu lintas juga dilakukan. Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk sementara menutup underpass Pasar Minggu di mana jembatan yang ambruk itu melintang.

PMI Jakarta Selatan dalam akun twitternya menyebut, ada sembilan orang yang dibawa menggunakan ambulans ke RS Siaga Raya sesaat setelah kejadian.

Petugas Rumah Sakit Siaga Raya menyatakan ada anak-anak yang jadi korban tewas dalam kejadian robohnya jembatan itu. “Beberapa korban dibawa kesini. Yang pasti ini ada dua meninggal dunia,” ujar salah seorang petugas RS Siaga Raya kepada CNNIndonesia.com.

Selain korban meninggal, RS Siaga Raya juga tengah melakukan pertolongan terhadap dua korban lain yang tengah dalam kondisi kritis.

“Yang kritis di Unit Gawat Darurat dua orang,” ujarnya. (rm/cnn)

portal berita medan
informatif & terpercaya