Jansen Ditemukan Tewas dalam Posisi Telungkup

Jansen saat dibawa ambulance.
Jansen saat dibawa ambulance.

Jansen Ditemukan Tewas dalam Posisi Telungkup

Medan | rakyatmedan.com
Seorang pengusaha grosir, Jansen (62), warga Jalan Kampung Aur No.21 A Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun‬, ditemukan tewas di dalam rumahnya, Rabu (28/9). Korban ditemukan karyawannya dalam kondisi posisi telungkup.

Informasi di Mapolsek Medan Kota menyebutkan, penemuan mayat itu pertama kali ditemukan karyawan korban, Sumiati alias Ame (41), warga Kapung Aur No.22 A. Pagi itu, Ame yang hendak bekerja melihat pintu toko masih tertutup rapat. Menduga si bos masih tertidur, Ame lantas mencoba membangunkan korban dengan menggedor pintu toko.

Berulangkali digedor, namun tak korban tak kunjung menyahut. Tak sampai di situ, Ame lantas mencoba membangunkan sang bos dengan menghubungi nomor telepon seluler (ponsel)-nya. Tapi, tak diangkat.

Ame pun curiga, dia kemudian memanggil Kepala Lingkungan (Kepling) IV Aur, Yahdi Sabil (32) untuk membantunya mengecek keadaan rumah.

Yahdi Sabil selanjutnya menghubungi anak korban, Reagen (29), warga Jalan Letjen Jamin Ginting No.30 Simpang Gardu‬ disuruh datang.

Tak lama berselang, Reagen pun tiba di tempat kejadiaan perkara (TKP). Sesampainya Reagen, Yahdi Sabil meminta izin untuk memanjat ke lantai 2 rumah korban supaya bisa masuk ke dalam.

Setibanya di dalam rumah, Yahdi pun menemukan korban sudah terkapar tak bernyawa dengan posisi telungkup tanpa mengenakan celana serta kotoran korban berserakan di lantai.

Kemudian, Yahdi Sabil langsung membuka pintu dari dalam disaksikan perwakilan personel Bhabinkamtibmas Polsek Medan Kota, Aiptu A Samosir.

“Korban sudah 3 tahun menderita sakit stroke dan jantung. Selama ini, almarhum juga tinggal sendiri di rumahnya setelah istrinya meninggal 3 tahun lalu,” sebut Yahdi Sabil saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisan, Rabu (28/9) pagi.

Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Iya benar, tadi ada penemuan mayat di dalam rumah. Diduga, korban tewas lantaran sakit stroke dan jantung yang selama ini dideritnya. Terhadap jenazah korban tidak dilakukan visum et refertum (VER), sehubungan anak korban menolak dan korban langsung dibawa ke tempat persemayaman terakhir di Jalan Bintang Medan,” pungkasnya. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya