Eldin Kecewa Camat Lambat Antisipasi Banjir

Walikota Medan didampingi Sutan Tolang Lubis, Kadis Bina Marga Khairul Syahnan meninjau lokasi banjir di Kecamatan Medan Selayang, Kamis (29/9).
Walikota Medan didampingi Sutan Tolang Lubis, Kadis Bina Marga Khairul Syahnan meninjau lokasi banjir di Kecamatan Medan Selayang, Kamis (29/9).

Eldin Kecewa Camat Lambat Antisipasi Banjir
Medan | rakyatmedan.com
Walikota Medan HT Dzulmi Eldin S kecewa kepada camat dan lurah yang lambat dalam mengantisipasi terjadinya banjir ketika hujan deras mengguyur Kota Medan.

“Padahal camat dan lurah menjadi ujung tombak Pemko Medan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Apabila ujung tombak Pemko Medan ini peka dan sering mengajak warga bergotong royong, tentunya mampu meminimalisir banjir yang terjadi,” kata Eldin ketika meninjau lokasi banjir di tiga kelurahan di Kecamatan Medan Selayang, Kamis (29/9).

Meski Eldin tidak membeberkan nama camat yang dinilai lambat itu. Dia mengingatkan kepada seluruh camat, lurah dan kepling untuk siaga 24 jam dalam mengantisipasi terjadinya banjir pada musim hujan ini .

Jika terjadi banjir, segera turun tangan untuk membantu warga. Kemudian berkoordinasi langsung dengan BPBD Kota Medan agar secepatnya mendapat bantuan.

“Jangan sampai saya dengar ada camat, lurah maupun kepling yang tidak peduli dengan banjir yang menimpa warganya, karena akan menjadi bahan evaluasi Walikota Medan!” Tegas Edlin

Ketiga kelurahan di Medan Selayang yang menderita banjir cukup parah, masing-masing Kelurahan Sempakata, Kelurahan Beringin dan Kelurahan PB Selayang II. Akibat hujan deras yang terus mengguyur, Rabu petang kemarin sampai menjelang tengah malam, sebanyak 77 KK menjadi korban karena rumah mereka terendam air dengan ketinggian sebetis orang dewasa. Dari ketiga kelurahan tersebut, banjir di Kelurahan Sempakata yang belum surut termasuk kantor Lurah Sempakata di Jalan Bunga Terompet.

Walikota mengungkapkan, penyebab banjir karena parit maupun drainase yang ada tidak mampu menampung debit air pada saat hujan deras turun. Selain mengalami penyempitan dan pendangkalan, parit maupun drainase tersumbat akibat tumpukan sampah. Kondisi itulah yang menyebabkan ketiga kelurahan ini selalu menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya