Kalah Bersaing, BlackBerry Menyerah Produksi Smartphone

BlackBerry DTEK50
BlackBerry DTEK50

Kalah Bersaing, BlackBerry Menyerah Produksi Smartphone

rakyatmedan.com – BlackBerry telah memutuskan berhenti memproduksi smartphone, setelah melaporkan kerugian pada kuartal kedua tahun ini.

Sebagai gantinya, BlackBerry fokus mengembangkan software dan sistem keamanan yang sudah menjadi keahlian mereka selama ini. Salah satu strateginya adalah dengan memberikan lisensi kepada produsen lain yang ingin membuat ponsel dengan unsur BlackBerry di dalamnya.

Berhentinya BlackBerry dalam memproduksi smartphone bukan berarti mereka mundur dari pasar tersebut. Sebagai bukti, mereka meluncurkan DTEK50, smartphone berbasis Android yang merupakan Alcatel Idol 4 dengan penambahan logo BlackBerry di belakangnya.

“Perusahaan kami akan menghentikan semua pengembangan hardware secara internal, dan akan menyediakan lisensinya kepada partner lain,” ungkap CEO BlackBerry John Chen dikutip The Verge.

Berdasarkan prediksi Gartner, BlackBerry hanya mendapatkan pangsa pasar 0,1 persen pada kuartal kedua tahun ini, dengan total penjualan 400.400 unit. Ponsel terakhir yang mereka produksi sendiri adalah BlackBerry Priv, yang tidak lain produk pertama mereka dengan sistem operasi Android.

Pada saat mengumumkan Priv, Chen mengatakan bahwa BlackBerry harus mampu menjual minimal 5 juta unit jika ingin bertahan di industri smartphone. Kemudian, ia mengubah target tersebut menjadi 3 juta unit.

Dari segi finansial, BlackBerry melaporkan kerugian mencapai USD372 juta pada kuartal kedua, sementara pemasukan juga mengalami penurunan sekitar 31,8 persen. Jika dibanding tahun lalu dalam periode yang sama, BlackBerry meraih pendapatan bersih USD51 juta, dari total pemasukan USD490 juta.

Langkah berikutnya BlackBerry dalam fokus ke pengembangan software, sistem keamanan, dan menyediakan akses lisensi teknologi adalah dengan menggandeng perusahaan Indonesia, Tiphone dalam membentuk perusahaan patungan BB Merah Putih. (rm/the verge)

portal berita medan
informatif & terpercaya