Topan Megi Melanda Tiongkok, 32 Orang Hilang

Longsor menyebabkan 32 warga hilang di Tiongkok (Foto: CCTV)
Longsor menyebabkan 32 warga hilang di Tiongkok (Foto: CCTV)
Banjir di Tiongkok akibat Topan Megi (Foto: AFP)
Banjir di Tiongkok akibat Topan Megi (Foto: AFP)

 

Topan Megi Melanda Tiongkok, 32 Orang Hilang
Beijing | rakyatmedan.com
Sedikitnya 32 orang hilang dalam bencana tanah longsor yang ditimbulkan hujan badai pada dua desa di timur Provinsi Zhejiang. Laporan kehilangan itu dikonfirmasi pejabat pemerintah daerah setempat, Kamis (29/9).

Longsor terjadi sekitar pukul 17.00, Rabu (28/9), di Desa Sucun, Provinsi Suichang. Sebanyak 26 warga hilang akibat hujan lebat yang dibawa oleh Topan Megi. Rumah-rumah di desa itu, sekitar 37 kilometer dari pusat pemerintahan kabupaten, hancur dan bangunannya hanyut tersapu banjir.

Seperti dilansir kantor berita Xinhua, Kamis (29/9), angin topan menyebabkan enam orang hilang pada Rabu malam setelah rumah mereka di Desa Baofeng, Provinsi Wencheng, hancur oleh tanah longsor.

Pada pukul 07:30 Kamis 29 September, enam penduduk desa itu dinyatakan hilang dan upaya penyelamatan sedang berlangsung.

“Tim penyelamat berhasil menarik 15 orang ke luar, setelah menggali puing-puing untuk menyelamatkan korban,” seperti dikutip BBC, Kamis (29/9).

Sebuah video yang diposting di Twitter oleh kantor berita Xinhua menunjukkan tumpukan puing-puing meluncur menuruni pegunungan.

Hujan, yang disebabkan Topan Megi, telah menewaskan satu orang di Tiongkok daratan dan empat di Taiwan.

Ratusan orang juga mengalami luka-luka akibat terpaan badai, yang pada puncaknya menyapu Taiwan dengan angin berkecepatan hingga 160 km per jam.

Jutaan rumah gelap-gulita tanpa aliran listrik dan banjir bandang menggenangi sebagian provinsi Fujian, Tiongkok.

Media pemerintah mengatakan, beberapa daerah di Fujian diterpa lebih dari 300mm curah hujan dalam dua hari terakhir.

portal berita medan
informatif & terpercaya