Palsukan Merek Sepatu Nike, Lima Orang Distributor Ditangkap

Konferensi pers terkait penangkapan pemalsu sepatu Nike oleh aparat Subdirektorat Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Jumat (30/9).
Konferensi pers terkait penangkapan pemalsu sepatu Nike oleh aparat Subdirektorat Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Jumat (30/9).

Palsukan Merek Sepatu Nike, Lima Orang Distributor Ditangkap

Jakarta | rakyatmedan.com
Aparat Subdirektorat Industri dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, membekuk lima tersangka dugaan kasus pemalsuan merek sepatu Nike, di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

“Kelima tersangka berinisial RK, DI, SL, FI, dan GT ditangkap Rabu (21/9),” kata Kasubdit Indag Dirkrimsus Polda Metro Jaya AKBP Iman Setiawan, Jumat (30/9).

Penyidik melakukan penangkapan setelah mendapatkan laporan dari masyarakat maupun aduan pemegang lisensi merek sepatu Nike, kalau ada dugaan kegiatan mengimpor dan memperdagangkan sepatu Nike abal-abal yang dikirim dari Tiongkok melalui Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah.

“Para pelaku merupakan importir dan juga distributor,” ujar Iman.

Para tersangka mengaku telah menjalankan aksinya selama satu tahun, dengan keuntungan Rp 120 juta sebulan. Mereka menjual sepatu itu di toko perbelanjaan tradisional di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

“Selisih harga sepatu asli dengan sepatu palsu sekitar Rp300 sampai Rp400.000,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, polisi juga menyita dua truk kontainer yang mengangkut sekitar 4.855 sepatu merek Nike palsu.

“Dua truk itu digunakan untuk mengangkut sepatu Nike palsu dari pelabuhan Semarang, menuju ke distributor dan konsumen di lapangan,” katanya.

Akibat perbuatannya, kelima tersangka dijerat Pasal 90, Pasal 91, Pasal 94 Undang-undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek. (rm/bs)

portal berita medan
informatif & terpercaya