Tokoh Pers Herawati Diah Tutup Usia

Wartawati Herawati Diah. (foto ant: Oscar Motuloh)
Wartawati Herawati Diah. (foto ant: Oscar Motuloh)

Tokoh Pers Herawati Diah Tutup Usia
Jakarta | rakyatmedan.com
Wartawan senior Herawati Diah tutup usia, Jumat (30/9). Istri  mantan Menteri Penerangan B.M. Diah ini menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.20 WIB di RS Medistra Jakarta.

Tokoh pers bernama asli Siti Latifah Herawati Diah ini lahir pada 3 April 1917. Herawati dikenal sebagai sosok yang gemar menuntut ilmu.

Lepas dari Europeesche Lagere School (ELS) di Salemba, Jakarta, ia bersekolah ke Jepang di American High School di Tokyo. Proses menuntut ilmu tak berhenti di situ.

Atas dorongan ibunya, Herawati berangkat ke Amerika Serikat untuk belajar sosiologi di Barnard College yang berafiliasi dengan Universitas Columbia, New York. Ia lulus pada 1941.

Pada 1942, ia kembali ke Tanah Air dan bekerja sebagai wartawan lepas kantor berita United Press International (UPI). Ia kemudian bergabung sebagai penyiar di radio Hosokyoku.

Ia menikah dengan B.M. Diah, yang saat itu bekerja di koran Asia Raja. Pada 1 Oktober 1945, B.M. Diah mendirikan Harian Merdeka. Herawati juga terlibat dalam pengembangan harian tersebut.

Pada 1955, Herawati dan suaminya mendirikan The Indonesian Observer, koran berbahasa Inggris pertama di Indonesia. Koran itu diterbitkan dan dibagikan pertama kali dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat, 1955. The Indonesian Observer bertahan hingga 2001, sedangkan koran Merdeka berganti tangan pada akhir 1999. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya