Pekerja Bangunan Temukan Mortir Peninggalan Belanda

Ilustrasi penemuan mortir. (foto ant: Aloysius Jarot Nugroho)
Ilustrasi penemuan mortir. (foto ant: Aloysius Jarot Nugroho)

Pekerja Bangunan Temukan Mortir Peninggalan Belanda

Subang | rakyatmedan.com
Seorang pekerja bangunan menemukan mortir aktif di dasar kali Mataram, tepatnya Dusun Gempol II RT 12/RW 04, Desa Gempol, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Sabtu (1/10)

Mortir ditemukan oleh Ara, seorang pekerja pembuat jembatan. Awalnya, Ara mengira mortir tersebut adalah batangan emas dan hendak dijual.

“Tadinya saya kira emas dan sudah mau dijual,” aku Ara, Minggu (2/10).

Diduga, mortir yang masih aktif itu sisa-sisa peninggalan penjajahan Belanda. Pasalnya, meski sudah berkarat, tahun pembuatannya masih dapat dilihat secara kasat mata. Mortir tersebut dibuat tahun 1945.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Pusakanagara. Polisi yang datang, langsung mengamankan mortir tersebut. Selain itu, polisi juga memanggil tim penjinak bom dari Polda Jawa Barat untuk mengamankan benda tersebut.

Tim Jihandak dari Polda Jawa Barat yang datang ke lokasi langsung meneliti temuan tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Subang, AKBP Yudhi S. Wahid melalui Kapolsek Pusakanagara, Kompol Iwan Setiawan membenarkan adanya penemuan mortir yang diduga sisa peninggalan zaman Belanda tersebut.

Menurutnya, kemungkinan mortir tersebut saat dijatuhkan tidak meledak hingga ketika ditemukan kondisinya masih utuh.

“Keadaannya masih utuh, baik hulu ledak depan belakangnya,” katanya. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya