Pemulung Bakar Diri, Lima Rumah Dilalap Api

Petugas pemadam kebakaran Pemkot Bandung, Jabar, berupaya memadamkan api yang melahap 5 rumah, Sabtu (1/10).
Petugas pemadam kebakaran Pemkot Bandung, Jabar, berupaya memadamkan api yang melahap 5 rumah, Sabtu (1/10).

Pemulung Bakar Diri, Lima Rumah Dilalap Api

Bandung | rakyatmedan.com
Seorang kuli pengepul atau pemulung barang bekas Syamsudin (45), tewas setelah melakukan aksi membakar diri di kediamannya gang PA Oyo RT 007/002, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Sabtu (1/10) petang. Dalam peristiwa itu, dua orang dilaporkan terluka dan lima rumah terbakar.

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Yusri Yunus dalam keterangannya menuturkan, aksi bakar diri Syamsuddin yang terjadi sekitar pukul 16.30 WIB itu dengan cara membakar tumpukan kertas di dalam rumahnya. Peristiwa itu diketahui dua tetangganya sesama pemulung Sunarat (46) dan Ipin (60).

“Mereka melihat Syamsudin membakar rongsokan kertas di dalam rumahnya, saat didekati, saksi (Sunarat dan Ipin) disiram dengan cairan air keras,” kata Yusri, Minggu (2/10).

Sontak, keduanya bergegas meninggalkan Syamsudin. Tidak berlangsung lama, api di rumah Syamsudin membesar, sehingga merembet ke empat rumah sekitarnya yang mayoritas berbahan semi permanen dan banyak barang mudah terbakar.

Lima mobil pemadam kebakaran Kota Bandung tiba 20 menit setelah kebakaran dan sekitar pukul 19.00 WIB api sudah dapat dipadamkan. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah. Sedangkan jenazah Syamsudin dibawa polisi ke rumah sakit Polri untuk dilakukan autopsi.

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Yusri, pada Senin 26 September 2016, Syamsudin pernah melakukan upaya bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Cikapundung, Kota Bandung. Namun, usahanya gagal setelah berhasil diselamatkam warga.

Hingga kini, polisi masih mendalami latar belakang Syamsudin bunuh diri. Dugaan sementara, Syamsudin depresi berat akibat kesulitan ekonomi. (rm/bs)

portal berita medan
informatif & terpercaya