Diduga Depresi, Istri Provos Polda Metro Jaya Mutilasi Bayinya

Kondisi kontrakan Aipda Denny, lokasi mutilasi bayi oleh ibu kandungnya.
Kondisi kontrakan Aipda Denny, lokasi mutilasi bayi oleh ibu kandungnya.

Diduga Depresi, Istri Provos Polda Metro Jaya Mutilasi Bayinya

Jakarta | rakyatmedan.com
Diduga stres, seorang istri anggota Provos Polda Metro Jaya memutilasi anak kandungnya. Dari keterangan polisi, Mutmainah (30) sering menyendiri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengungkapkan, seminggu sebelum pembunuhan, istri dari Aipda Denny Siregar itu acap menangis dan berbicara sendiri tanpa sebab yang jelas.

“Dia terlihat seperti depresi berat. Wajahnya juga sering pucat,” ujar Awi di Jakarta, Senin (3/10).

Sikap Mutmainah membuat orang sekitarnya takut. Apalagi ia selalu mengancam akan menyakiti jika diganggu.

“Bahkan, suaminya pernah diancam, ‘Kamu tidak takut sama saya’,” ujar Awi menirukan ucapan Mutmainah.

Aipda Denny, suami Mutmainah, sebenarnya khawatir dan takut akan keselamatan anaknya. Oleh karena itu, beberapa hari belakangan ia selalu pulang lebih awal untuk mengawasi sang istri.

“Tapi, Denny shock karena secara brutal istri malah menyakiti dan membunuh salah satu anaknya,” ujar Awi.

Saat ini, hasil pemeriksaan awal menunjukkan keadaan jiwa Mutmainah tak stabil.

“Masih kami selidiki dari pemeriksaan psikologis, apa alasan Mutmainah tiba-tiba mengalami depresi,” kata Awi.

Meski begitu, Awi menampik depresi Mutmainah dilatarbelakangi pekerjaan sang suami sebagai anggota Polri. “Kami tak bisa mengawasi apa yang terjadi di setiap keluarga‎ anggota (Polri). Ini masalah pribadi yang tak ada sangkut pautnya dengan institusi,” ucap dia.

Mutmainah diketahui memutilasi anak kandungnya yang berusia 1 tahun. Arjuna, anak Mutmainah, ditemukan tak bernyawa di kamar kontrakannya dengan kondisi mengenaskan.

Kejadian itu terjadi di kamar kontrakan Mutmainah di Jalan Jaya 24, No 24, RT04/10, Cengkareng Barat, Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (2/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Mutmainah telah ditahan di Polsek Cengkareng dan ditetapkan sebagai tersangka dalam pembunuhan anaknya.

Potong Telinga Anak Pertama
Selain Arjuna, bayi korban mutilasi, kakak korban berinisial Kar (3), juga ditemukan dengan luka di telinganya.

“Anak yang satu selamat. Usianya sekitar 3 tahunan. Kakaknya langsung diamankan sama ayahnya,” kata Ketua RT 04/10, Suyadi saat berbincang dengan wartawan, di Jakarta, Senin (3/10).

Menurut Suyadi, bagian telinga korban mengalami luka irisan. “Langsung dilarikan ayahnya ke Puskesmas,” kata Suyadi.

Suyadi mengaku mendapat laporan peristiwa mutilasi itu dari Lastri, tetangga korban yang datang melaporkan sambil menangis.

Sekitar pukul 21.00 WIB, Suyadi mendatangi kontrakan yang dihuni Mutmainah dan suaminya Aipda Deny Siregar, Provos Polda Metro Jaya.

Dia datang bersama kakek korban. Saat tiba di kediaman tersebut, dia mendapati darah di atas seprei sudah dalam kondisi mengering.

“Setelah saya pastikan meninggal, saya hubungi Pak RW, Babinsa, Sabara Polsek Cengkareng. Saya ga berani pegang mayat,” tutur Suyadi. (rm/l6)

portal berita medan
informatif & terpercaya