KPU Sumut Ajukan Anggaran Pilkada Rp995 Miliar

Pilkada 2017
Ilustrasi Pilkada 2017

KPU Sumut Ajukan Anggaran Pilkada Rp995 Miliar

Medan | rakyatmedan.com
Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU Sumut) mengajukan anggaran sebesar Rp995 miliar untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tahun 2018 mendatang.

Pengajuan yang disampaikan kepada pemerintah provinsi (Pemprov) Sumut itu sudah meliputi pilkada di delapan kabupaten maupun kota, yang turut menyelenggarakan pesta demokrasi untuk rakyat di daerah tersebut.

“Anggaran yang diajukan itu belum termasuk biaya pengamanan saat pilkada mendatang,” ujar Koordinator Divisi Data dan Perencanaan KPU Sumut, Nazir Salim Manik, Senin (3/10).

Nazir mengatakan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan delapan kepala daerah yang akan menyelenggarakan pilkada, sehingga bisa diakomodir dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Sekretaris Daerah Pemprov Sumut, Hasban Ritonga menyampaikan, pihaknya akan melakukan mempelajari atas pengajuan anggaran untuk biaya pilkada tersebut. Pemerintah akan melakukan evaluasi.

“Kami akan melakukan evaluasi, memprioritaskan anggaran yang dianggap lebih penting. Anggaran untuk pilkada itu akan ditampung dalam APBD di tahun 2018 mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, anggaran pilkada yang diajukan penyelenggara pemilu tersebut, jauh dari besar dari anggaran pilkada sebelumnya. Pemerintah akan memberitahukan persetujuan anggaran pilkada tersebut.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut juga mengajukan anggaran senilai Rp241 miliar untuk biaya pengwasan saat pemilihan gubernur di tahun 2018. Anggaran itu belum termasuk untuk biaya pilkada di delapan kabupaten dan kota.

Adapun delapan daerah yang turut melaksanakan pilkada di tahun 2018 mendatang adalah Deliserdang, Langkat, Dairi, Tapanuli Utara, Padanglawas, Padanglawas Utara, Batubara, dan Padangsidempuan.

“Anggaran Rp241 miliar yang diajukan itu masih dalam tahap rancanangan. Anggaran yang diajukan itu juga meningkat lebih besar dari biaya saat pilkada gubernur di tahun 2013 lalu,” sebutnya. (rm/sp)

portal berita medan
informatif & terpercaya