OPEC Ketatkan Produksi Diharap Tekan Gerak USD

Ilustrasi. (foto ant: Yudhi Mahatma)
Ilustrasi. (foto ant: Yudhi Mahatma)

OPEC Ketatkan Produksi Diharap Tekan Gerak USD

Jakarta | rakyatmedan.com
Harga minyak dunia yang sempat menguat usai rencana negara anggota OPEC mengetatkan output produksi diharapkan dapat menahan gerak mata uang Pam Sam (USD). Dengan demikian, rupiah memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan.

“Pada hari ini support berada di posisi Rp13.020 per USD, sedangkan resisten berada di posisi Rp12.970 per USD,” ‎ujar K‎epala ‎Analis PT NH Korindo Securites Indonesia Reza Priyambada‎, dalam keterangan risetnya, Rabu (5/10).

Menurut Reza, rupiah masih mampu mengalami kenaikan di tengah kembali menguatnya gerak USD. Sedangkan kurs poundsterling mengalami pelemahan ke tingkat terendah dalam lebih dari tiga dekade terhadap USD yang menguat akibat terpukul kekhawatiran dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Pada perdagangan kemarin, sebut Reza, masih adanya dampak dari rilis inflasi dan progress terkait tax amnesty masih menjadi penopang gerak rupiah. Terjadinya inflasi menunjukkan masih adanya daya beli masyarakat terutama untuk kelompok makanan yang biasanya menjadi faktor penopang terjadinya inflasi.

“Meski terdapat pelemahan lanjutan pada laju GBP namun, Rupiah masih dapat bertahan positif,” jelas Reza.

Sebelumnya, Reza menuturkan gerak mata uang Garuda kembali melanjutkan penguatan pada perdagangan di hari sebelumnya. Rilis inflasi September kembali mampu membuat rupiah menguat terbatas cenderung menguji level psikologis yang baru. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya