40 Puskesmas di Sumut Akan Diakreditasi

Seorang petugas memberikan suntikan vaksin meningitis kepada calon jamaah haji di Puskesmas Petisah Medan. (foto ant: Septianda Perdana)
Seorang petugas memberikan suntikan vaksin meningitis kepada calon jamaah haji di Puskesmas Petisah Medan. (foto ant: Septianda Perdana)

40 Puskesmas di Sumut Akan Diakreditasi
Medan | rakyatmedan.com
Tahun ini ada 40 puskesmas di Sumatera Utara yang akan dinilai untuk mendapatkan akreditasi. Penilaian dilakukan tim independen dengan jenjang yang berbeda.

“Hasil penilaian ini akan disesuaikan dengan jenjang akreditasi, yakni dasar, madya, atau pratama. Penilaian yang dilakukan adalah bagaimana upaya kesehatan perorangan, masyarakat, administrasi, dan manajemennya,” ujar Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dr Retno Sari Dewi, Kamis (6/10)

Tahapan akreditasi meliputi proses pelatihan dan persiapan, pendampingan, pengajuan, survei, dan penetapan. Pendampingan dari kabupaten/kota akan dilakukan Dinkes Sumut dan Kementerian Kesehatan. Karena itu, Retno mengharapkan komitmen daerah.

“Kami berharap pada 2019 semua FKTP terakreditasi bersamaan dengan program total coverage BPJS Kesehatan. Pada 2017 dan 2018 juga dilakukan akreditasi bagi dokter mandiri dan klinik. Jadi, jangan hanya disertifikasi, tetapi bagaimana menignkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” tukasnya.

Kadis Kesehatan Medan, drg Usma Polita mengatakan, tahun ada empat puskesmas di Medan yang akan melaksanakan akreditasi. Keempatnya adalah Puskesmas Teladan, Padangbulan, Denai, dan Belawan.

“Akreditasi membutuhkan biaya. Kita menyiapkan sarana dan prasarananya. Dengan diakreditasinya puskesmas, maka pelayanan semakin lebih baik dan terukur,” kata Usma.

Ada 182 elemen penilaian yang dilakukan tim penilai independen. Dari penilaian itu ditentukan apakah sebuah puskesmas layak diakreditasi dan masuk ke jenjang yang mana. (rm-04/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya