Merasa Tertipu, Reza Polisikan Gatot Brajamusti

Reza Artamevia
Reza Artamevia

Merasa Tertipu, Reza Polisikan Gatot Brajamusti

Jakarta | rakyatmedan.com
Penyanyi senior Reza Artamevia, menyambangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, melaporkan Gatot Brajamusti terkait penggunaan aspat yang ternyata mengandung zat adiktif atau sabu-sabu.

“Hari ini saya datang melaporkan masalah aspat. Saya tidak tahu kalau ada zat adiktif. Setelah pemeriksaan ternyata mengandung zat itu. Selama ini yang kita ketahui aspat, ternyata bukan. Saya merasa dirugikan. Saya dianggap orang pecandu, junkies, narkobais,” ujar Reza, usai membuat laporan, di SPKT Polda Metro Jaya, Jumat (7/10).

Dikatakan Reza, dirinya sudah menjalani rehabilitasi dan tidak kecanduan barang haram itu.

“Alhamdulillah saya sudah rehab, Alhamdulillah saya tidak kecanduan. Karena peristiwa kemarin, saya ingin minta maaf kepada semua pihak, orang tua, sahabat, keluarga, dan teman-teman saya yang sudah dirugikan. Mudah-mudahan hal ini bisa diselesaikan dengan baik dan segera,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan laporan ini bisa cukup menjelaskan kalau dirinya tidak tahu kalau aspat yang diberikan ternyata mengandung zat adiktif.

“Mudah-mudahan ini bisa cukup menjelaskan semua pihak. Selama ini simpang siur berita, gambarannya saya tidak baik, memakai narkoba. Dalam hal ini, saya tidak tahu barang itu,” katanya.

Sementara itu, Pengacara Reza, Ramdan Alamsyah mengatakan, kliennya melaporkan Gatot atas dugaan tindak penipuan.

“Hari ini kita melaporkan AA Gatot Brajamusti, Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” jelasnya.

Ia menegaskan, kliennya selama ini telah ditipu Gatot. Sebab, Gatot kerap meminta bantuan materi berupa uang dengan alasan buat santunan orang miskin, namun justru dipakai buat hal lain termasuk diduga membeli “aspat”.

“Selama ini klien kami ini tidak mengerti isi barang itu (aspat). Ternyata itu mengandung zat adiktif. Beberapa kali diminta bantuan uang, materi, baik transfer atau diberikan tunai, buat orang miskin,” tandasnya. (rm/bs)

portal berita medan
informatif & terpercaya