10 Rumah Asrama TNI Arhanudse di Binjai Ludes Terbakar

Kobaran api hanguskan 10 rumah Asrama TNI Arhanudse
Kobaran api hanguskan 10 rumah Asrama TNI Arhanudse.

10 Rumah Asrama TNI Arhanudse di Binjai Ludes Terbakar

Medan | rakyatmedan.com
Kobaran api menghanguskan 10 Barak Tamtama yang berada dalam Batalyon Arhandse 11/BS, Jalan Bejo Muna, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Minggu (9/10). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting mengatakan, api berasal dari rumah Kopda Mujianto. Saat itu, Kopda Mujianto tidak berada di rumah karena melihat kegiatan start touring moto cross dalam rangka memperingati HUT Batalyon Arhanudse ke 50 di Mako Yon Arhanudse 11 BS.

“Api dengan cepat membakar bangunan barak asrama TNI yang terbuat dari bahan kayu ini. Puluhan prajurit Arhanudse yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya,” kata Rina.

Namun usaha para prajurit tak berbuahkan hasil, api semakin membesar hingga menghanguskan 10 barak Tamtama Arhanudse 11/ BS. Api baru padam setelah lima unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Binjai dan satu unit mobil water canon dari Brimob Den A Pelopor Binjai datang.

“Api diduga akibat korsleting listrik. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp300 juta,” ungkapnya.

Kepala BPBD Kota Binjai, Ahmad Yani mengatakan, ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan untuk memadamkan api, di antaranya tiga mobil besar dan dua unit lagi mobil kecil.

“Lima unit kita turunkan untuk memadamkan api, dibantu dengan prajurit TNI, akhirnya kita berhasil memadamkan api,” pungkas Ahmad Yani.

Sementara itu, Danyon Arhanudse 11/BS, Letkol Arh Hermawansyah menyebutkan, peristiwa terjadi saat personel sedang melakukan aksi kerja bakti bersama warga sekitar.

“Saat itu kami sedang ada kerja bakti, jadi prajurit kebanyakan di luar batalyon. Begitu dengar kabar, kami langsung terjun ke lokasi memberikan bantuan untuk memadamkan api,” urainya.

Untuk saat ini, masih kata Danyon, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap kerugian akibat peristiwa ini. Seluruh barang-barang milik para korban telah dievakuasi di Aula Yon Arhanudse.

“Kita data dulu. Sementara ini, untuk para korban rencananya akan tinggal di mes sampai kerusakan rumah selesai diperbaiki,” jelasnya. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya