Indonesia Vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya

Pelatih Vietnam Nguyen Huu Thang (tengah).
Pelatih Vietnam Nguyen Huu Thang (tengah).

Indonesia Vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya
Jakarta | rakyatmedan.com
Tim nasional (timnas) Indonesia bakal menjalani laga uji coba keduanya dalam persiapan jelang Piala AFF 2016 dengan melawan Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Minggu (9/10), sore WIB. Laga ini bakal menjadi ujian sesungguhnya Tim Garuda sebelum turun di Piala AFF November-Desember mendatang.

Menyebut laga melawan Vietnam sebagai ujian sesungguhnya bagi Indonesia tidaklah berlebihan. Pasalnya, skuat berjulukan The Gloden Stars ini baru saja mengalahkan Korea Utara dengan skor telak 5-2 dalam laga uji coba di Ho Chi Minh City, Vietnam.

Kemenangan atas Korut mengindikasikan bahwa permainan Vietnam mengalami perkembangan belakangan ini. Sebab, Korut merupakan salah satu negara kuat di Asia lantaran pernah lolos ke putaran final Piala Dunia 2010.

Tak hanya kemenangan melawan Korut, Vietnam juga tercatat tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir. Mereka menang melawan Syria (2-0), Singapura (3-0) dan Korut (5-2), sedangkan laga lain berakhir imbang 2-2 melawan Hongkong.

“Bisa mengalahkan Korut tentu bukan tim yang sembarangan. Kita mau menang, tapi jelas itu bukan hal mudah,” kata asisten pelatih Timnas, Wolfgang Pikal, Sabtu (8/10).

Catatan apik ini wajib membuat Timnas Indonesia waspada. Apalagi Tim Merah Putih juga memiliki waktu yang singkat dalam mempersiapkan tim.

Boaz Sollosa dan Andik Vermansyah merayakan gol yang dilesakkan Boaz ke gawang Malaysia saat laga ujicoba di Stadion Manahan Solo, Selasa (6/9). Indonesia menang dengan skor telak 3-0.

Meski begitu, Indonesia tetap memiliki modal yang apik setelah meraih kemenangan telak 3-0 melawan Malaysia pada laga uji coba di Stadion Manahan, beberapa waktu lalu. Kemenangan ini sekaligus menjadi comeback bagi Indonesia pasca lepas dari sanksi FIFA.

Demi melanjutkan tren kemenangan, Riedl lebih teliti dalam memanggil pemain. Dia memanggil nama-nama baru seperti Jandia Eka Putra, Jefri Kurniawan, Hery Prasetyo dan meninggalkan pemain seperti Irsyad Maulana, Dedi Gusmawan, Dendi Sulistyawan dan Indra Kahfi Adhyasa.

“Kalau Vietnam memang biasa main cepat dengan tempo tinggi. Namun dengan TC tiga hari tidak mungkin memaksakan permainan tempo tinggi 90 menit. Nanti kami atur tempo kapan main menyerang, pressing dan ball posesion,” terangnya.

Tak hanya itu, Indonesia juga memiliki rekor pertemuan yang sangat baik ketika melawan Vietnam. Dari 20 pertemuan Boaz Salossa dan kawan-kawan meraih delapan kemenangan, delapan kali imbang dan empat kali menelan kekalahan.

Kemenangan terbesar Indonesia atas Vietnam terjadi di Hanoi pada ajang Tiger Cup 2004 atau yang sekarang dikenal dengan Piala AFF. Garuda menang 3-0 atas Vietnam berkat gol yang dicetak Mohammad Mauly Lessy, Boaz Salossa, dan Ilham Jayakusuma.

Sementara, Pelatih kepala Timnas Vietnam, Nguyen Huu Thang menilai Alfred Riedl yang kini menukangi Timnas Indonesia merupakan sosok yang bagus dan profesional. Nguyen mengungkapkan, Riedl selalu melakukan hal serius setiap menangani tim, termasuk Timnas Indonesia.

“Kami sangat memperhitungkan kekuatan Indonesia. Jadi lawan Indonesia akan sangat menarik,” ujar Nguyen dalam konferensi pers di salah satu hotel di Jalan Palagan Sleman.

Riedl yang pernah menangani Timnas Vietnam dianggap sebagai pelatih bertangan dingin. Nguyen tak ragus menyebut Riedl sebagai pelatih yang mampu menciptakan para pemain bisa mencetak banyak gol.

“(Alfred) Riedl pelatih top skorer dalam menciptakan pemain membuat gol,” kata dia.

Seperti halnya Indonesia, Nguyen juga dalam proses menyiapkan tim yang akan turun dalam ajang Piala AFF November mendatang. Ia menyatakan banyak melakukan pemilihan pemain-pemain terbaik Vietnam.

“Kami memastikan menurunkan yang terbaik melawan Indonesia,” jelasnya.

Laga yang bakal digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman itu dijadwalkan berlangsung sore sekitar pukul 16:45 WIB. (rm/l6/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya