Lagi, Benda Diduga Pecahan Satelit Ditemukan di Probolinggo

Pecahan satelit antariksa ditemukan di pinggir pantai Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur
Pecahan satelit antariksa ditemukan di pinggir pantai Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Lagi, Benda Diduga Pecahan Satelit Ditemukan di Probolinggo

Probolingo | rakyatmedan.com
Satu unit benda asing yang diduga pecahan satelit antariksa (Roket) ditemukan di pinggir pantai Pulau Gili Ketapang, Kecamatan Sumber Asih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

“Memang benar, Mas, sore kemarin benda tersebut telah ditemukan warga sekitar pantai, dan saat ini sejak pukul 15.00 sedang divakuasi dengan bantuan warga sekitar dan pihak Lapan dari Surabaya sedang menelitinya,” kata Kapolres Kota Probolinggo, AKBP Hando Wibowo, Sabtu (8/10).

Saat ditanya berapa berat benda yang diduga pecahan satelit (roket) itu saat ini telah diamankan oleh petugas Polres probolinggo dan beratnya diperlukan 5 orang untuk membawanya.

“Untuk beratnya kami belum menimbang, tetapi lima orang saja keberatan untuk membawa benda itu,” kata Hando.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pihak Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) tidak ada potensi ledakan.

“Pihak Lapan tadi memeriksa. Memang tidak berpotensi terjadi ledakan, Rencananya besok akan dibawa Lapan ke Surabaya,” ujar Hando.

AKBP Hando menjelaskan benda tersebut berwarna hitam dengan panjang mencapai satu meter dan berdiameter 30 cm. Benda tersebut seperti terbungkus dari plastik.

Dirinya menegaskan, benda asing tersebut tidak berbahaya dan tidak menimbulkan radiasi seperti yang dikhawatirkan.

“Untuk selanjutnya kami akan lakukan koordinasi dengan Tim Lapan. Mungkin benda tersebut akan dibawa ke Surabaya untuk diteliti lebih lanjut,” kata Hando.

Sementara itu, terkait temuan benda asing yang diduga roket, Buardi (42), salah satu warga sekitar mengakui dirinya yang pertama kali melihat barang yang berbentuk lonjong dibungkus plastik hitam tersebut.

“Sekitar 50 meter dari dermaga, saya lihat sebuah benda hitam mengapung di lautan. Karena penasaran benda ini saya tarik ke pantai tapi masih kesulitan, karena ada tali rafianya,” ujar Buardi (42) warga sekitar pantai tersebut.

Selain ditemukan di Probolinggo, benda asing diduga pecahan satelit juga ditemukan di Sumenep, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. (rm/l6)

portal berita medan
informatif & terpercaya