Ahok Minta Maaf Soal Penistaan Agama

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Ahok Minta Maaf Soal Penistaan Agama
Jakarta | rakyatmedan.com
Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok meminta maaf atas kegaduhan soal agama yang baru-baru ini terjadi. Dia menegaskan, tidak ada maksud melecehkan agama Islam ataupun Alquran seperti yang banyak diberitakan.

“Saya sampaikan kepada semua umat Islam, ataupun orang yang merasa tersinggung, saya mohon maaf. Untuk semua pihak yang jadi repot, gaduh gara-gara saya, saya mohon maaf,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (10/10).

Pada 27 September lalu, Ahok mengunjungi Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu untuk menjelaskan soal program pemerintah. Dalam sambutannya, Ahok menyinggung sebuah ayat Alquran. Ahok mengaku, hanya meluruskan bahwa program yang dia selenggarakan tak ada hubungannya dengan pilih memilih.

“Warga Pulau Seribu waktu itu satu pun tidak ada yang tersinggung, malah kita tertawa-tawa kok. Saya tak mau orang yang punya tafsiran itu bingung, dapat bantuan tapi enggak milih saya,” ucap Ahok.

Diakui Ahok, pernyataannya tersebut adalah tafsiran pribadi. Namun pernyataan itu menjadi naik hanya karena menjelang Pilkada.

Ahok mengaku tak ingin menyinggung kembali permasalahan agama yang dia anggap memang urusan pribadi. “Jadi enggak usah diteruskan komentar saya ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ahok menyebut tak pernah ada niat mengesampingkan agama apa pun. Salah satu buktinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat program yang memudahkan sekolah-sekolah muslim tetap berjalan, seperti pemberian Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi program madrasah.

Di samping itu, Ahok menerangkan mendapat peringatan keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dia mengaku disarankan untuk fokus pada pembangunan dan program pemerintah.

“Makanya saya minta maaf untuk kegaduhan ini,” pungkas Ahok. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya