Mantan Bupati Tobasa Dituntut 1 Tahun 5 Bulan

Mantan Bupati Tobasa Liberty Pasaribu saat mengikuti persidangan tipikor di PN Medan, Senin (10/10).
Mantan Bupati Tobasa Liberty Pasaribu saat mengikuti persidangan tipikor di PN Medan, Senin (10/10).

Mantan Bupati Tobasa Dituntut 1 Tahun 5 Bulan

Medan | rakyatmedan.com
Mantan Bupati Toba Samosir (Tobasa) Liberty Pasaribu dituntut satu tahun lima bulan penjara. Jaksa Penuntut Umum menganggapnya bersalah mengorupsi Rp3 miliar dana kas APBD Tahun 2006.

“Meminta kepada majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun lima bulan dan membayar denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan,” ucap JPU JS Malau dalam sidang di ruang Kartika, Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/10).

Di hadapan ketua majelis hakim Didik S Handono, JPU menganggap terdakwa bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama. Liberty diancam Pasal 3 jo Pasal 18 UU 31/1999 sebagaimana diubah dalam UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 65 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Liberty Pasaribu didakwa mengkorupsi peminjaman kas APBD Tahun 2006 sebesar Rp3 miliar. Pada saat itu Bupati Tobasa dijabat Monang Sitorus, dan Liberty Pasaribu sebagai Sekda Tobasa.

Uang kas Pemkab Tobasa sebesar Rp3 miliar dipinjam Monang untuk modal usaha tanpa persetujuan DPRD Tobasa. Peminjaman hanya atas persetujuan sekda dan pejabat lainnya.

Dalam kasus ini, sudah tiga orang dihukum yaitu mantan Bupati Tobasa Monang Sitorus, mantan Kepala Bagian Keuangan Setdakab Tobasa Arnold Simanjuntak dan mantan Pemegang Kas Setdakab Tobasa Jansen Batubara. Ketiganya dihukum masing-masing satu hingga tiga tahun penjara.

Di Pengadilan Tipikor Medan, majelis hakim mengeluarkan penetapan penahanan untuk terdakwa Liberty Pasaribu. Penahanan itu mengejutkan terdakwa. Pasalnya, Liberty tak pernah mendekam di sel selama proses penyidikan. Alasannya, Liberty sakit jantung.

Majelis hakim Didik S Handono kemudian menunda sidang pada pekan depan dengan agenda mendengarkan pledoi dari terdakwa. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya