Perkosa Putri Kandung, Ayah Bejad Ditangkap di Rumah Istri Kedua

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan menunjukkan pemerkosa anak kandung saat gelar kasus di Mapolres Kendal, Jateng, Selasa (11/10.
Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan menunjukkan pemerkosa anak kandung saat gelar kasus di Mapolres Kendal, Jateng, Selasa (11/10.

Perkosa Putri Kandung, Ayah Bejad Ditangkap di Rumah Istri Kedua

Kendal | rakyatmedan.com
Nafsu syahwat mengalahkan akal sehat. Itulah yang terjadi pada pria berinisial Bjr, warga Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Pria berusia 37 tahun ini tega menjadikan anak perempuannya sebagai tempat pelampiasan nafsu bejatnya.

Lebih prihatin lagi, pria ini melakukan aksi bejatnya hingga delapan kali selama delapan bulan. Pelaku selalu mengancam anak pertamanya itu jika melaporkan perbuatan pelaku ke ibunya.

Pelaku mengaku awalnya kesal lantaran anaknya pulang terlambat dari sekolah.

“Saat anak saya pulang ada bercak merah di seragamnya. Saya curiga,” katanya saat diperiksa di Mapolres Kendal, Selasa (11/10).

Bjr lantas memeriksa area pribadi milik anak perempuannya itu. Namun, hal ini justru memicu pelaku melancarkan perbuatan bejatnya. Perbuatan itu terus diulangi hingga delapan kali.

Perkosaan itu dilakukan saat istri pelaku tidak di rumah. “Biasanya saya lakukan saat anak saya pulang sekolah dan rumah sepi. Istri saya buruh tani,” imbuhnya.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan mengatakan, perbuatan pelaku berlangsung sejak Juli 2014 hingga Januari 2015. Saat itu, pelaku dan istrinya masih tinggal satu rumah. Pada April 2015, Bjr cerai dengan istrinya.

Setelah itu, korban menceritakan perbuatan ayah kandungnya itu pada ibunya. Keduanya lantas melapor pada 13 Juli 2015. Setelah lebih dari setahun buron, akhirnya polisi menangkap Bjr di rumah istri keduanya di kawasan prostitusi Gambilangu.

“Pelaku dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” kata Maulana. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya