Warga Tiongkok Congkel Tas Penumpang Pesawat Garuda

Ilustrasi
Ilustrasi

Warga Tiongkok Congkel Tas Penumpang Pesawat Garuda

Batam | rakyatmedan.com
Dua warga Tiongkok penumpang Garuda Indonesia Boeing 737-800NG GA154 dari Jakarta tujuan Batam kepergok melakukan penccongkelan tas milik penumpang lain dalam kabin saat pemiliknya sedang tertidur.

“Iya, pelaku yang diamankan dua orang. Mereka semua kelahiran Xenan Tiongkok,” kata General Manager Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso, Rabu malam (12/10).

Pelaku adalah Zhang Zhengkun (37) dan Zhouxiang (35). Keduanya setelah tiba di Batam akan kembali ke Jakarta dengan penerbangan GA159.

“Jadi mereka rencanannya hanya transit saja untuk kembali ke Jakarta sebelum tertangkap. Dokumennya hanya pelancong,” kata dia.

Pesawat tersebut berangkat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng sekitar pukul 14.10 WIB dan sampai di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sekitar pukul 16.00 WIB.

WNA asal Tiongkok tersebut mencoba melakukan tindak pencurian dengan cara mengambil tas dalam kabin, saat penumpang bagian belakang yang umumnya sedang tertidur. Sementara keduanya duduk pada kursi bagian depan.

Pelaku yang awalnya duduk di depan, dalam penerbangan menuju ke bagian belakang penumpang dan mengambil tas milik korban atas nama Hendra. Pelaku kemudian mengambil tempat duduk di belakang sambil membongkar isi tas korban.

Gerak-gerik pelaku yang sedang membongkar tas mengundang kecurigaan pramugari maskapai tersebut.

“Seorang pramugari yang curiga sempat bertanya apakah tas itu milik pelaku. Pelaku malah panik,” kata dia.

Dalam kondisi panik, pelaku kemudian meninggalkan tas tersebut begitu saja dan menuju toilet, tanpa menjawab pertanyaan pramugari. Pramugari kemudian menanyakan pada setiap penumpang di bagian belakang maupun yang dari toilet atas kepemilikan tas yang sudah dibongkar itu.

“Setelah pemilik sudah diketahui, kru pesawat tersebut langsung mengamankan pelaku dan melaporkan ke pihak bandara Hang Nadim,” kata Suwarso.

Suwrso mengatakan, kasus tersebut sudah ditangani oleh Polsek Bandara Hang Nadim dan dilanjutkan ke Polresta Barelang. (rm/ant)

portal berita medan
informatif & terpercaya