Angkot Wulan Tabrak Pickup di Tol Bandar Selamat, Enam Pelajar Luka-luka

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Angkot Wulan Tabrak Pickup di Tol Bandar Selamat, Enam Pelajar Luka-luka

Medan | rakyatmedan.com
Mobil penumpang umum (MPU) CV Wulan jurusan Tembung yang diduga berjalan dengan kecepatan tinggi menabrak mobil Pickup di Jalan Letda Sujono, Medan Tembung, persisnya dipintu Tol Bandar Selamat, Jumat siang (14/10).

Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa, namun orang pelajar SMA mengalami luka-luka. Insiden ini bermula, mobil Pickup BK 9611 CV yang dikemudikan Herman Situmorang (47) warga Mabar, Medan Labuhan dari arah Tol Belawan hendak menuju Tol Tanjung Morawa.

Saat mobil Pickup itu melintasi pintu Tol Bandar Selamat, tiba-tiba mobil Angkutan Umum CV Wulan BK 1825 UE yang dikemudikan Makmur Harahap (48), warga Jalan Perjuangan Tunggal, Sidodadi Timur, Medan Perjuangan dengan laju kencang datang dari arah Medan hendak menuju Jalan Besar Tembung.

Kencangnya laju angkutan umum itu, sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindarkan. Seketika angkutan umum itu menabrak mobil Pic Up. Akibatnya suara tubrukan pun mengundang warga berdatangan kelokasi. Sehingga arus lalulintas tak luput dari kemacetan.

Petugas Lalulintas Unit Polsek Percut Sei Tuan tak lama tiba kelokasi. Meski dalam insiden itu tak ada korban jiwa, namun supir Pickup mengalami luka dan enam orang pelajar SMA yang berada didalam angkutan umum turut mengalami luka-luka dan harus dibawa ke klinik terdekat guna mendapatkan perawatan medis.

Seorang pelajar ketika diwawancarai wartawan awal mula kejadian kecelakaan itu mengatakan, jika angkot yang ditumpanginya melaju dengan kencang lantaran rebutan sewa dengan angkot yang lain.

“Gara-gara supirnya itu makanya terjadi tabrakan bang. Soalnya dari Jalan Aksara, supir itu mengemudikan angkotnya kencang sekali. Dikarenakan rebutan penumpang dengan mobil angkot yang lain. Akibatnya ya begini kejadiannya. Untung saja kami tidak luka parah. Kalau tidak udah bagaimana nasib kami bang,” kata siswa SMA itu dengan kesal.

Sementara kedua supir yang mobilnya mengalami keringsekan atas kecelakaan itu ketika disambangi memilih bungkam dan terlihat keduanya saling menyalahkan.

Kanit Lantas unit sektor Percut Sei Tuan AKP Suprihanto, membenarkan peristiwa itu dan kedua mobil itu dibawa kekantor Lantas guna penyidikan lebih lanjut.

“Kedua supir kini masih dalam dimintai keterangannya atas insiden kecelakaan itu. Sedangkan korban jiwa tidak ada, namun korban hanya mengalami luka lecet ringan,” ujar Suprihanto, kepada wartawan. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya