Gubsu Erry Tawarkan Potensi Investasi ke Investor Singapura

Gubsu Erry Nuradi saat menerima kunjungan Konjen Singapura di Kantor Gubsu, Senin (17/10).
Gubsu Erry Nuradi saat menerima kunjungan Konjen Singapura di Kantor Gubsu, Senin (17/10).

Gubsu Erry Tawarkan Potensi Investasi ke Investor Singapura

Medan | rakyatmedan.com
Gubsu Erry Nuradi menawarkan potensi investasi di Sumatera Utara (Sumut) kepada pengusaha dan investor asal Singapura.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan rombongan Konjen Singapura beserta pengusaha yang tergabung dalam International Enterprise Singapore (IES) di ruang kerjanya di Lantai 10, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Senin (17/10).

Dalam kesempatan itu, Erry memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Sumut. Disampaikannya, kawasan Danau Toba menjadi perhatian pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi tujuan wisata internasional.

Melalui Perpres No.49 Tahun 2016 Pemerintah Pusat telah membentuk Badan Otorita Danau Toba yang akan mengelola kawasan-kawasan yang ada di sekitar kawasan  Danau Toba.

“Kami tentunya mengharapkan perusahaan-perusahaan dari Singapura ikut berinvestasi di kawasan tersebut, dan para investor akan memiliki kemudahan dengan adanya Badan Otorita Kawasan Danau Toba tersebut.” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, Sumut juga memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei yang merupakan kawasan strategis pengolahan kepala sawit dan turunannya.

“Sumut dan sejumlah provinsi yang berdekatan dengan Sumut sangat kaya dengan hasil kelapa sawit. KEK merupakan kawasan yang disiapkan untuk pembangunan pabrik olahan kelapa sawit dan 160 lebih turunannya,” paparnya.

Erry juga mengajak investor Singapura untuk menanamkan investasinya dalam bidang infrastruktur seperti pembangunan jalan tol dan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) juga menyambut baik jika ada investor Singapura yang berminat menjalin kerjasama bidang energi,” ujarnya.

Erry juga menyatakan apresiasi atas keberhasilan Singapura dalam mengembangkan angkutan massal kereta api Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan perkotaan. Selain ekonomis, jaringan MRT mampu mengcover hamper seluruh bagian Singapura.

Dikatakannya, Sumut ini juga telah memiliki kawasan strategis Medan Binjai Deliserdang dan Karo atau Mebidangro yang memiliki payung hukum nasional.

“Sangat luar biasa. MRT sukses menjadi moda transportasi utama di Singapura, selain bus dan taksi. Saat ini Sumut juga telah memiliki mebidangro sebagai moda transportasi dan cukup memilik peluang untuk dikerjasamakan. Untuk keamanan Pak Kapoldasu siap mendukung,” bebernya.

Sementara Konjen Singapura di Medan, Mark Low mengatakan, selain sangat luas, Sumut memiliki banyak potensi hingga menarik minat investor Singapura menjalin kerjasama di Sumut.

“Kita melihat Sumut punya banyak Potensi oleh karenanya kami mengajak International Enterprise Singapura (IES) untuk datang ke Sumut dan melihat kemungkingan peluang apa yang dapat dikerjasamakan,” ujar Mark Low.

Loy juga berharap Pemprov Sumut memberikan masukan dan informasi perusahaan mana saja yang memungkinkan dirangkul investor Singapura dalam bidang kerjasama nantinya. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya