Topan Sarika Tewaskan 21 Orang Warga Vietnam

Warga Vietnam yang terpaksa mengungsi akibat terpaan topan Sarika (Foto: AFP)
Warga Vietnam yang terpaksa mengungsi akibat terpaan topan Sarika (Foto: AFP)

Topan Sarika Tewaskan 21 Orang Warga Vietnam

Hanoi | rakyatmedan.com
Setidaknya 21 orang tewas akibat badai topan Sarika di empat provinsi di Vietnam. Sementara, delapan orang dilaporkan masih hilang.

“Kita perlu fokus mencari warga yang hilang. Topan Sarika susulan akan menyerang, tak hanya berhenti sampai di sini,” kata Wakil Perdana Menteri Vietnam, Trinh Dinh Dung, Senin (17/10).

Dung mendesak pihak berwenang di 22 provinsi pesisir untuk memperkuat proyek-proyek infrastruktur dan mempersiapkan rencana evakuasi tercepat.

Pemerintah Vietnam juga berjanji akan memberikan bantuan makanan dan pakaian kepada empat provinsi yang terkena banjir bandang tersebut.

Waduk-waduk di Vietnam kini telah penuh dan bisa meluap setiap saat akibat terpaan badai topan yang cukup kuat.

Tayangan di stasiun televisi pun menunjukkan sejumlah orang terdampar di atap rumah mereka guna menghindari banjir.

Saat ini dilaporkan sekitar 500.000 orang telah mengungsi dan lebih dari 100.000 rumah terendam dan rusak oleh banjir.

Hujan lebat yang melanda Vietnam diprediksi akan berkurang intensitasnya. Namun, pihak otoritas mengingatkan warga hujan lebat dapat kembali mengguyur kawasan tersebut saat topan Sarika di Laut China Selatan tiba di Vietnam.

Ahli prakiraan cuaca menyebut topan Sarika adalah salah satu yang terkuat di Asia dalam beberapa tahun terakhir.

Topan yang juga dikenal dengan nama Karen itu diprediksi singgah terlebih dahulu di Pulau Luzon, Filipina dalam beberapa hari terakhir. (rm/reuters)

portal berita medan
informatif & terpercaya