Kejati Sumut Banyak Dapat Laporan Soal Buronan Bank Sumut

Foto tiga buronan kasus korupsi Bank Sumut disebar penyidik Kejati Sumut.
Foto tiga buronan kasus korupsi Bank Sumut disebar penyidik Kejati Sumut.

Kejati Sumut Banyak Dapat Laporan Soal Buronan Bank Sumut

Medan | rakyatmedan.com
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara mengaku mendapat banyak laporan dari warga terkait keberadaan tiga buronan kasus korupsi pengadaan mobil sewa Bank Sumut. Laporan itu didapat setelah penyidik menyebar lima ribu foto ketiga buronan.

“Banyak kita terima laporan terutama informasi mengenai keberadaan ketiga tersangka. Namun, setelah ditindaklanjuti, informasinya tidak benar,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum Kejati Sumut, Bobby Sandri, Selasa (18/10)

Surat DPO untuk tiga tersangka antara lain mantan Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut Irwan Pulungan, Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut Zulkarnain, dan rekanan atau penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama, Haltatif.

“Penyebaran foto ini untuk mempersempit ruang gerak tersangka. Tapi, kita tetap meminta agar mereka memiliki iktikad baik dengan menyerahkan diri,” ujarnya.

Dia mengatakan selebaran itu ditempel sejak 26 September 2016 atau dua hari setelah surat Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada ketiga tersangka diterbitkan.

Kejati Sumut menyebarkan fotokopi surat DPO itu di terminal, Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA), mal, dan lokasi-lokasi strategis yang sering didatangi masyarakat.

Penetapan ketiga tersangka sebagai buronan dilakukan setelah ketiga tersangka tidak mengindahkan pemanggilan pemeriksaan oleh penyidik Pidsus Kejati Sumut. Mereka kerap absen dari pemanggilan sebagai saksi maupun tersangka.

Ketiga tersangka diduga menyelewengkan dana dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) Rp18 miliar dari pengadaan sewa 294 unit mobil operasional Bank Sumut. Ditemukan penyimpangan dalam proses pelelangan dan pembuatan SPK yang tidak didasarkan kontrak. Jumlah kerugian negara mencapai Rp10,8 miliar. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya