Peras Tempat Hiburan Malam, Lima Petugas BNN Ditangkap

Lima tersangka yang mengaku sebagai anggota BNN.
Lima tersangka yang mengaku sebagai anggota BNN.

Peras Tempat Hiburan Malam, Lima Petugas BNN Ditangkap

Medan | rakyatmedan.com
Polrestabes Medan meringkus lima orang anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat. Empat dibekuk di salah satu lokasi hiburan malam, Jalan Putri Hijau Medan, Selasa (11/10) sekira pukul 17.00 WIB. Seorang lainnya dibekuk di kediamannya.

“Kelima tersangka BYM (50) penduduk Jalan Seroja, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, RBA (45) penduduk Jalan Turi, Kelurahan‎ Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, BS (39) penduduk Jalan Bromo, Kecamatan Medan Area, S (45) penduduk Dusun II A Jalan Jati Pasar IV, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dan A (33) penduduk Jalan Rel, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang,” ujar Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto didampingi Kasat Reskrim Kompol Fahrizal, Selasa (18/10).

Menurut Mardiaz, dari penangkapan itu, pihaknya menyita satu‎ pucuk senjata softgun laras panjang, satu softgun laras pendek, tiga kartu anggota BNN, satu handy talkie (HT), dua telepon genggam, satu kartu pers, satu kartu dari Mabes TNI, satu lencana Badan Intelijen Negara (BIN), satu dompet BNN, beberapa potong pakaian dan celana loreng.

Dijelaskan, awalnya mereka menerima informasi ada lima orang mengaku anggota BNN Pusat di pusat hiburan tersebut hendak melakukan pemerasan kepada pengelola hiburan.‎ Kemudian personel melakukan penyelidikan dan interogasi singkat di lokasi.

Dari situ terungkap sesungguhnya mereka hanya mengaku-ngaku sebagai anggota BNN Pusat. ‎Ketika hendak ditangkap, seorang berhasil melarikan diri sedangkan empat lainnya langsung diboyong ke Mapolrestabes Medan guna pemeriksaan lebih dalam.

“Empat orang yang ditangkap di lokasi, yaitu A, S, RBA dan BS. Dari mereka ditemukan kartu tanda pengenal BNN. Di mobil para tersangka juga didapati peluru softgun,” bilang Mardiaz.

Petugas terus melakukan penyidikan dan empat pelaku mengaku, pimpinan mereka berinisial BYM yang bermukim di Jalan Seroja, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal. Dari rumah itu, BYM dibekuk sekaligus menyita berbagai barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.

Dikatakan, selain lokasi hiburan di Jalan Putri Hijau, para tersangka sudah menjumpai tiga pengelola atau manajer lokasi hiburan malam lainnya. Para oknum BNN gadungan ini selalu mengaku sudah dua bulan bertugas di Medan. Kedatangan ke lokasi-lokasi sejenis guna meminta ‘dukungan dana’ sekaligus ‘koordinasi’‎.

“Namun belum ada yang berhasil karena dijanjikan malam hari akan diberikan, sedangkan sore hari mereka sudah diringkus,” terang Mardiaz.

Mantan Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Wadir Reskrimsus) Polda Sumut ini menambahkan, bagi masyarakat atau pengelola lokasi hiburan yang pernah menjadi korban para tersangka, sebaiknya membuat laporan ke Mapolrestabes Medan.

“Para tersangka dinilai melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat No.12 tahun 1951 tentang senjata api junto Pasal 4 Perkap Kapolri No. 8 tahun 2012, serta Pasal Pemalsuan,” pungkas Mardiaz.‎ (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya