BEI Berencana Bentuk Papan Saham Receh

Ilustrasi. (foto ant: Puspa Perwitasari)
Ilustrasi. (foto ant: Puspa Perwitasari)

BEI Berencana Bentuk Papan Saham Receh
Jakarta | rakyatmedan.com
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana membentuk papan saham tersendiri, yakni papan saham receh atau Penny Stocks. BEI tengah menimbang untuk membentuk hal tersebut dengan menurunkan batas bawah harga satuan saham dari Rp50 per lembar saham.

“Jika harga saham diturunkan dari Rp50, maka perlu juga papan perdagangan sendiri seperti penny stocks board di bursa Amerika serikat,” ujar Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan BEI, Hamdi Hassyarbaini, saat pembukaan perdagangan di BEI, Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (20/10).

Papan perdagangan saham tersendiri itu dipandang penting mengingat harga satuannya bakal berbeda pola pergerakannya dengan saham-saham di atas Rp50 per lembar. Karena menurutnya, fraksi harga saham di bawah Rp50 harus auto rejection yang juga harus memiliki struktur tersendiri.

Di samping itu, lanjut dia, jumlah saham satu lot juga akan dibedakan. Sebab jika mengacu pada peraturan yang ada yakni satu lot terdapat 100 lembar saham, maka dipastikan perdagangan saham di bawah Rp50 tidak efesien.

“Misalnya harga per-sahamnya Rp10, maka satu lot hanya Rp1.000 sehingga lebih mahal biaya administrasinya,” jelas dia.

Hamdi menekankan penurunan batas bawah harga saham tersebut sebagai bentuk menghindari pengaturan pasar.

“Namun untuk merumuskan dampak lanjutan dari penurunan batas bawah ini tak mudah dan keputusananya tidak dalam waktu dekat ini,” pungkas Hamdi. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya