Ditinggal Pemilik, Isi Kafe di Ringroad Ludes Digasak Maling

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Ditinggal Pemilik, Isi Kafe di Ringroad Ludes Digasak Maling

Medan | rakyatmedan.com
Isi kafe milik M Rizki Putra (25) yang berada di Jalan Ringroad, Kelurahan Selayang, Medan Sunggal ludes digasak maling, Senin (24/10) pagi.

Isi kafe berupa 8 meja panjang, 14 meja pendek, 1 meja kaca bulat, 2 meja kayu, 80 kursi merah, 1 set komputer, 2 kulkas, 1 genset, piring, mangkuk, gelas, sendok, garpu, 1 tabung gas ukuran 50 kg, 2 buah tabung gas ukuran 12 kg, 6 buah kompor gas, 2 tungku kompor gas, 1 buah stabilizer, 2 kabel listrik dan 1 mikrowave berhasi dibawa pelaku yang diketahui bernama Sutan Junaidi alias Ijun (43) warga Jalan Setia Budi Pasar II, Lorong Sari Dewi, Medan Selayang.

Pelaku menggasak seluruh isi kafe milik korban dengan menggunakan mobil pick up bernopol 9408 BS. Usai menggasak seluruh isi kafe milik korban yang sudah tak beroperasi lagi itu, pelaku langsung menjualnya ke penadah.

Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri melalui Panit Reskrim Ipda Martua Manik mengatakan, usai korban membuat laporan pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan. Dari keterangan saksi, petugas mengetahui ciri-ciri pelaku.

“Dari hasil keterangan saksi dan korban, kita mengetahui ciri-ciri pelaku. Dari sana kita lakukan penyelidikan. Pelaku kita tangkap dari kediamnnya. Namun barang bukti yang tersisa hanya 2 meja panjang dan mobil pick up yang digunakannya untuk mengangkut barang bukti,” kata Ipda Martua Manik.

Sambung dia lagi, barang bukti lainnya selain yang sudah diamankan ternyata sudah dijual pelaku kepada rekannya.

“Untuk barang bukti lainnya ternyata sudah dijual pelaku ke temannya. Nah itu masih kita rahasiakan, karena saat ini anggota sedang ada dilapangan untuk menangkap penadahnya,” tutur Martua.

Sementara itu menurut pengakuan Sutan mengatakan, sudah beberapa hari sebelumnya ia sudah memperhatikan kafe yang sudah tak beroperasi lagi itu.

“Beberapa hari sebelumnya memang sudah kutengok kafe itu sudah enggak berjualan lagi. Kemudian kafenya pun jarang dipantau sama pemiliknya. Barang-barangnya kuambil secara bertahap bang pakai mobil pick up. Setelah itu kujual semuanya. Sisanya tinggal meja ini sajalah bang,” tandasnya. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya