Agus-Silvy Dapat Nomor 1, Ahok-Djarot 2 dan Anies-Sandiaga 3

Pendukung Ahok-Djarot bersorak ketika calon petahana Pilkada DKI Jakarta itu mendapat nomor urut 2.
Pendukung Ahok-Djarot bersorak ketika calon petahana Pilkada DKI Jakarta itu mendapat nomor urut 2.

Agus-Silvy Dapat Nomor 1, Ahok-Djarot 2 dan Anies-Sandiaga 3

Jakarta | rakyatmedan.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah resmi melakukan mengundi nomor urut calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada 2017. Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapatkan nomor urut satu.

Nomor urut dua didapatkan cagub dan cawagub petahana, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Nomor urut tiga diperoleh cagub dan cawagub dari Gerindra dan PKS, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Usai pengundian, ketiga cagub dan cawagub DKI Jakarta berpose bersama nomor urutnya masing-masing. Sementara para pendukung mereka riuh meneriakkan yel-yel dan lagu dukungan usai nomor urut ditentukan.

Setelah penentuan nomor urut, masa kampanye akan dimulai pada 28 Oktober. Masa sosialisasi calon ini akan berlangsung hingga 11 Februari 2017. Debat publik para kandidat akan digelar dalam rentang waktu tersebut, tepatnya sejak Desember hingga Februari.

Pascakampanye, masa tenang akan diberlakukan pada 12 hingga 14 Februari 2017. Sedangkan pemungutan suara dilakukan pada 15 Februari di seluruh tempat pemungutan suara di ibukota.

Usai pemungutan suara, KPU DKI Jakarta akan menghitung suara pada 16 hingga 27 Februari 2017. Jika tak ada sengketa, penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih dilakukan dalam rentang waktu 8 hingga 10 Maret.

Pilkada DKI Jakarta dapat berlangsung dua putaran jika tak ada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang memperoleh dukungan hingga 50 persen + 1 suara saat hari pemilihan. Pemilihan tahap dua akan dilakukan pada 19 April, dan didahului dengan masa kampanye pada 6 hingga 15 April.

portal berita medan
informatif & terpercaya