Terkait Kasus Pungli, Aiptu S Mangkir dari Panggilan Propam

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Terkait Kasus Pungli, Aiptu S Mangkir dari Panggilan Propam

Medan | rakyatmedan.com
Propam Polda Sumut mengamankan tujuh anggota polisi yang melakukan pungutan liar (pungli) dari Pos Lalulintas (Poslantas) di empat lokasi berbeda.

Dari tujuh anggota tersebut, satu di antaranya yakni Aiptu S sempat mangkir dari panggilan bahkan membolos kerja.

Kasubbid Provost Polda Sumut, AKBP Bambang mengatakan, setelah enam hari mangkir, Aiptu S akhirnya hadir di Propam Polda Sumut. Berdasarkan keterangan dari Aiptu S, dia berhalangan hadir karena urusan keluarga.

“Alasannya urusan keluarga,” katanya, Selasa (25/10).

Bambang mengatakan, anggotanya sempat melakukan penjemputan terhadap Aiptu S di tempat kerjanya di Polres Langkat. Namun pihaknya tidak menemukan
Aiptu S. Namun, Aiptu S justru datang sendiri ke Propam Polda Sumut, Kamis (20/10) lalu.

Dia mengatakan, saat ini ketujuh polisi tersebut sedang menjalani pemeriksaan. Masing-masing pemeriksaan dilakukan di Propam Polda Sumut sehingga para personel tidak diperkenankan untuk pulang ke kesatuannya.

“Sampai saat ini pemeriksaan masih berlanjut,” katanya.

Bambang mengatakan, saat ini para personel yang terlibat sedang menjalani penempatan khusus. Para petugas diletakkan di posisi penjagaan untuk memudahkan pemeriksaan yang dilakukan.

“Agar pemeriksaan bisa kita lakukan dengan baik para pelaku tidak ditahan. Tapi diposisikan di pos penjagaan sampai selesai penyidikan,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskannya, hasil penyidikan para anggota tersebut akan diserahkan ke Kepala Bidang Propam kemudian Bidang Hikum dan berakhir di Kapolres sebagai Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum).

Dia mengatakan para personel yang menjalani sidang disiplin bisa saja dijatuhi hukuman mulai dari yang ringan hingga yang berat. “Bisa dipecat juga,” katanya. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya