Preview Manchester United vs Manchester City: Duel Tim Terluka

Jose Mourinho (kiri) dan Pep Guardiola (kanan) pada pertemuan pertama musim ini (foto AFP: Oli Scarff)
Jose Mourinho (kiri) dan Pep Guardiola (kanan) pada pertemuan pertama musim ini (foto AFP: Oli Scarff)

Preview Manchester United vs Manchester City: Duel Tim Terluka

Manchester | rakyatmedan.com
Salah satu partai seru yang tersaji pada babak 16 besar Piala Liga Inggris adalah derby Manchester yang mempertemukan Manchester United vs Manchester City, Kamis (27/10) dini hari WIB. Duel seru akan tersaji di tengah kondisi kedua tim yang sedang terluka.

Sang tuanrumah, The Red Devils datang ke pertandingan dini hari besok dengan keadaan mental yang jatuh setelah dibantai Chelsea 0-4 pada laga Liga Primer Inggris akhir pekan lalu. Itu menjadi kegagalan United untuk meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di Liga Primer Inggris.

Setelah berhasil menahan imbang Liverpool 0-0, performa United dipertanyakan ketika menelan kekelahan telak dari Chelsea, terutama performa para bek. Paling menjadi sorotan adalah Chris Smalling. Nama terakhir dianggap bertanggung jawab ketika empat gol bersarang ke gawang David De Gea.

Ketika mental belum bangkit, datang tim sekelas City yang akan kembali menjajal rumput Old Traffod untuk kedua kalinya musim ini. Pada pertemuan pertama 10 September, The Red Devils harus mengakui The Citizens dengan skor 1-2. Ini menjadi tanda bahaya yang perlu diperhatikan.

Ketiadaan Eric Baily yang mengalami cedera bisa menjadi bencana bagi United. Padahal, secara statistik, ia adalah pemain yang paling sering melakukan intersep atau memotong bola lawan dengan jumlah 30 kali. Posisinya kemungkinan akan digantikan oleh Daley Blind yang sebelumnya lebih banyak bermain sebagai bek sayap kiri.

Setali tiga uang dengan United, City juga menatap laga ini dengan kondisi kurang sempurna, yakni lima pertandingan tanpa kemenangan di semua ajang. Rinciannya, dua kali kalah dan tiga kali imbang.

Tiki-taka Pep Guardiola yang moncer pada awal musim mulai menemukan anti-thesis. Faktor para bek dan kiper Claudio Bravo yang  tak cakap memainkan bola dari lini pertahanan menjadi biang keladi penurunan performa City. Performa buruk lini belakang terlihat ketika mereka kalah dari Tottenham Hotspur, Barcelona, dan ditahan imbang oleh Southampton akhir pekan lalu.

Itu menjadi pekerjaan rumah Guardiola untuk laga nanti. Jika ingin meraih kemenangan, performa lini belakang harus diperbaiki. Tak bisanya Kevin De Bruyne bermain karena cedera juga harus menjadi catatan serius mantan pelatih Bayern Muenchen itu.

Meski begitu, catatan kemenangan di Old Trafford pada 10 Spetember lalu bisa menjadi pembangkit semangat City. Dari sisi mental, mereka juga tak terlalu jatuh. Hanya saja, Guardiola, sekali lagi, harus memperbaiki performa lini belakang jika kemenangan ingin diraih.

United tentu tak ingin malu untuk kedua kalinya. Jose Mourinho tentu akan memakai pertandingan ini sebagai pelecut untuk bangkit setelah terpuruk dalam laga terakhir. Kemenangan atas City akan membuat mental para pemain naik dan menambah kepercayaan diri. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya