Maling Nyamar Jadi Pembantu, Uang Majikan Rp20 Juta dan Barang Berharga Dilarikan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Maling Nyamar Jadi Pembantu, Uang Majikan Rp20 Juta dan Barang Berharga Dilarikan

Medan | rakyatmedan.com
Seorang pembantu rumah tangga (PRT) berinisial HS (43), warga asal Dairi Sidikalang, diringkus pihak Polsek Medan Area dari rumahnya, Jumat (28/10).

Wanita ini rupanya terlibat kasus pencurian harta berharga milik majikannya di Jalan Harapan Pasti, Medan Denai.

Aksi pencurian yang dilakoni HS di rumah Yenni (korban) sang majikannya itu terjadi Jumat (21/10) sekira pukul 09.00 WIB disaat korban pergi bekerja. Sedangkan saat itu rumah hanya ada ibu kandung korban.

Sekitar pukul 10.30 WIB, korban mendapat telepon dari kakak kandungnya, Yulpi Facrina yang menyebutkan jika terjadi pencurian di rumah korban.

Korban kemudian bergegas pulang ke rumahnya, dan ia tak mendapati HS di dalam rumah. Yenni mengecek barang-barang di rumahnya. Ternyata seluruh harta benda korban diantaranya uang Rp20 juta, 2 HP, 1 cincin emas putih 5 gram, 5 jam tangan dan 1 rantai putih, raib dicuri tersangka.

Korban kemudian melapor ke Polsek Medan Area yang tertuang dalam Nomor: LP/1208/K/X/2016/ SPKT/Sektor Medan Area Tanggal 21 Oktober 2016. Atas laporan itu petugas olah TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.

Petugas mengendus keberadaan tersangka di kawasan Jalan Mekatani Kelurahan Patumbak Kampung, Medan Amplas. Jumat sekira pukul 01.00 WIB, polisi lalu meringkus tersangka dari rumah yang disewanya. Selanjutnya tersangka diboyong ke Polsek Medan Area guna menjalani pemeriksaan.

Kapolsek Medan Area Kompol M Arifin ketika dikonfirmasi mengatakan, dari tangan tersangka turut disita barang-bukti 1 buku tabungan, 1 ATM milik Parlindungan Sihombing. 1 HP, 1 cincin mutiara, KTP milik Herlis Sitompul, 1 jam tangan, 2 sepedamotor jenis Honda Beat warna hitam BK 6921 AEC dan Honda Scoopy warna biru BK 6921 AEC.‬

“Setelah dilakukan pengembangan, tersangka sebelumnya pernah menjadi PRT di rumah Lusiana Hernawati br Samosir warga Jalan Pelajar Timur, Kelurahan Binjai, Medan Denai. Harta korban juga digondol tersangka, dan korban sudah melapor ke kantor polisi yang tertuang dengan Nomor: LP/395/IV/2016/Sektor Medan Area Tanggal 7 April 2016,” jelasnya. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya