Suami Tinju Kepala Istri Hingga Bocor

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Suami Tinju Kepala Istri Hingga Bocor
Medan | rakyatmedan.com
Sholin (35), lelaki berprofesi sebagai tukang pangkas tega meninju istrinya Erna (26) warga Jalan Ampera, Medan Tembung, hingga kepalanya mengucurkan darah. Penganiayaan ini dipicu Erna meminta uang belanja untuk kebutuhan sehari-hari, namun tidak berkecukupan. Akibatnya, Erna mempolisikan suaminya ke Polsek Percut Sei Tuan, Senin (31/10).

Disela laporannya dikantor polisi, kepada wartawan Erna, menuturkan aksi penganiayaan kasus dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya itu terjadi sekira pukul 10.00 WIB.

Siang itu pasangan suami istri (pasutri) terlibat pertikaian sengit didalam rumahnya karena dipicu uang belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Korban yang meminta uang belanja kepada suaminya, malah disalahkan suaminya lantaran asal diberi uang selalu tidak berkecukupan.

“Siang itu aku minta uang belanja bang. Lalu dia marah-marah, bahkan suami ku itu menuduh aku asal diberi uang tidak pernah cukup. Gimana, mau cukup, anak kami tiga orang, kadang dia kasih uang dan kadang tidak. Aku tahu pendapatan dia tidak besar sebagai anggota tukang pangkas, tapi yang kumintakan hanya uang belanja,” katanya sembari menangis.

Saat pertikaian itu berlangsung, korban yang selalu dipersalahkan sehingga korban selalu membantah apa yang dituduhkan suaminya itu. Akibatnya sangsuami yang emosi menganiaya korban dengan memukulinya. Gelap mata, tersangka pun meninju kepala istrinya hingga mengucurkan darah segar.

“Aku disalahkan asal dikasih uang belanja selalu tidak cukup. Padahal dia (tersangka) ngasih uang belanja tidak tiap hari. Makanya aku bantah apa yang dibilangnya. Karena aku bantah, dia emosi dan memukuli aku seperti orang kesetanan gitu. Kepala ku bocor akibat ditinjunya karena terkena cincin batu akik yang dijarinya. Sampai menjerit-menjerit anak kami dirumah dan didengar tetangga,” tuturnya usai kembali melakukan visum dirumah sakit.

Kapolsek ketika dikonfirmasi telah mengarahkan korban untuk membuat laporannya.

“Ya, ibu itu sudah kita arahkan untuk membuat laporannya. Selanjutnya kasusnya kita proses dan tindak lanjuti,” ujarnya. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya