FKPD Medan Tandatangani Fakta Integritas Saber Pungli. Eldin: Cegah Pungli, Masyarakat Jangan Mau Beri Imbalan

CEGAH PUNGLI. Walikota Dzulmi Eldin menandatangani Pakta Integritas Pemberantasan Pungli. Pakta Integritas ini juga ditandatangani unsur FKPD lainnya di Lapangan Benteng Medan, Selasa (1/11)
CEGAH PUNGLI. Walikota Dzulmi Eldin menandatangani Pakta Integritas Pemberantasan Pungli. Pakta Integritas ini juga ditandatangani unsur FKPD lainnya di Lapangan Benteng Medan, Selasa (1/11)

FKPD Medan Tandatangani Fakta Integritas Saber Pungli. Eldin: Cegah Pungli, Masyarakat Jangan Mau Beri Imbalan

Medan | rakyatmedan.com
Seluruh pimpinan daerah di Kota Medan telah bulat tekad memberantas pungli di kota ini. Kebulatan tekad ini ditandai dengan Penandatanganan Fakta Integritas oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Medan dalam sebuah Apel Kebangsaan dan Peningkatan Keamanan serta Sinegitas FKPD Medan dalam Tindakan Saber Pungli, di Lapangan Benteng Medan, Selasa (1/11).

Mereka yang menandatangani Fakta Integritas ini adalah Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi yang juga bertindak sebagai Inspektur Apel pagi itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol H Mardiaz Kusin Dwihananto SIk, Dandim 02/01 BS Kol Inf Maulana Ridwan, Dandenpom I/5 Medan Mayor CPM David Medion SIP, Kajari Medan Olopan Nainggolan SS MH, Ketua PN Medan Dr Herdi Agusten SH MH, Kajari Belawan M Syarifuddin SH MH dan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Tri Setyadi Artono.

Fakta Itegritas itu berisikan komitmen berperan proaktif dalam pencegahan dan pemberantasan KKN serta tidak terlibat di dalamnya. Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung atau tidak langsung berupa suap, hadiah, bantuan, atau bentuk lainnya yang tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Berperan aktif dalam meningkatkan wawasan kebangsaan dan keamanan, serta pemberantasan pungutan liar. Bersikap transparan, jujur, objektif, dan akuntabel dalam melaksanakan tugas.

Menghindari pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas. Memberi contoh dalam kepatuhan terhadap peraturan perundangudangan dalam melaksanakan tugas, terutama kepada karyawan dan pegawai yang berada di lingkungan kerja serta menyampaikan informasi penyimpangan instansi serta turut menjaga kerahasiaan saksi atas pelanggaran peraturan yang dilaporkan.

Dalam apel yang diikuti oleh segenap jajaran ASN Pemko Medan, lurah, Banbinkamtibmas, serta Babinsa Kota Medan itu, Walikota selaku Inspektur Apel mengajak semua pihak untuk membangun etos kerja baru sekaligus budaya baru, dalam pelayanan publik, yakni dengan menghindari sejauh-jauhnya perilaku yang berpotensi sebagai pungutan liar.

“Sehingga kita juga mampu membangun citra baru dalam pelaynan publik yang semakin berkualitas, dalam arti mudah, cepat, sederhana, transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Berkaitan dengan itu, lanjut Walikota, perlu ditingkatkan koordinasi dari seluruh institusi, khususnya dengan FKPD sampai di tingkat kecamatan dan kelurahan, sehingga tercapai pemahaman dan sikap sama guna mengefektifkan tindakan sapu bersih pungli di semua level pemerintahan.

Untuk mewujudkan itu, Walikota juga mengajak semua pihak mengefektifkan pelaksanaan Surat Edaran Walikota Medan No 141/9975 Tanggal 23 September 2016 yang salah satunya mengimbau tentang larangan pungutan liar, baik di tingkat SKPD, Camat, Lurah, sampai dengan Kepala Lingkungan.

“Komitmen pemerintah menghapus pungli tidak dapat ditawar-tawar lagi. Semua aparatur harus memiliki integritas untuk bebas pungli,” tegas Walikota. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya