Warga Sunggal Heboh, Wanita Renta Tewas Ditangan Perampok Sadis

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Warga Sunggal Heboh, Wanita Renta Tewas Ditangan Perampok Sadis

Medan | rakyatmedan.com
Seorang wani‎ta renta, Sutiang (71), warga Perumahan Graha Jalan Pasar I No.B6, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, ditemukan tewas di kamar rumahnya dalam kondisi terkapar bersimbah darah, dibagian lehernya mengalami luka gorokan senjata tajam, Selasa sore (1/11).

Informasi dihimpun, pembunuhan sadis yang diwarnai perampokan ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Siang itu korban yang seharinya berjualan kedai klontong persis di depan rumahnya, didatangi oleh dua orang pelaku pembunuhan ‎dengan modus pura-pura membeli di kedai korban.

“Korban tinggal berdua sama adiknya, saat kejadian korban seorang diri, adiknya kerja bangunan,” kata Misnan (76), Kepala Lingkungan setempat kepada wartawan, Selasa malam.

Misnan menjelaskan, usai menghampiri korban, salah seorang pelaku lalu mengeluarkan sebilah samurai, dan menyabetkannya ke leher korban. Sontak, di depan pintu rumahnya, wanita yang belum menikah dan memiliki anak ini, terkulai tak berdaya, darahnya pun menetes di lantai.

Melihat korban sakaratul maut, pelaku lalu menyeretnya ke kamar, dan setelahnya melarikan diri lewat pintu belakang rumah korban, yang berbatasan langsung dengan tembok perumahan lain.

“Korban ditemukan tewas dikamarnya, lukanya dileher, yang menemukan adiknya, baru pulang kerja bangunan sekitar pukul 3 sore, kami warga sangat terkejut atas kejadian ini, gak pernah-pernah,” kata Kepling.

Dirinya menjelaskan, di perumahan berbentuk liter U, dengan gerbang komplek yang memiliki pos keamanan menghadap barat, dengan tipe rumah 36 berdempetan, lanjut Misnan, selalu dikenal aman. ‎Korban sendiri juga dikenal orang lama tinggal di komplek itu.

“Ibu itu (korban) orang lama tinggal disini, ini semua (komplek) tanahnya dulu, dibangun untuk membuat komplek, dari dulu dia sendiri, korban gadis tua,” ujar Misnan.

Sorenya, warga yang heboh dengan kejadian ini semakin ramai mengerumuni rumah warga, salah seorang pria Jasmin (35) lalu melaporkannya ke Polsek Sunggal, Selasa petang polisi pun tiba di lokasi untuk melakukan penyelidikan, jasadnya dibawa ke RS Bhayangkara. Sejumlah rokok, dan uang ratusan ribu rupiah dari kedainya dilaporkan hilang digasak pelaku.

Sementara, adik korban sendiri yang dijumpai wartawan, enggan memberikan komentar yang banyak mengenai kejadian tragis yang dialami kakaknya.

“Saya gak tahu apa yang hilang, saya gak tahu kejadiannya saya baru datang,” ujarnya buru-buru meninggalkan wartawan.

Kapolsek Sunggal Kompol Daniel ‎Marunduri menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan secara mendalam mengenai kasus pembunuhan ini.

“Masih kita selidiki apakah kasus ini perampokan murni atau tidak, apakah melibatkan orang dekat korban atau tidak masih diselidiki,” kata Daniel.

“Satu orang ada kita amankan, namun kita periksa dulu ya, barang bukti yang diamankan sebilah samurai ditemukan dirumah korban,” sambungnya. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya